UNS Terus Kembangkan Layanan untuk Mahasiswa Disabilitas
Senin, 28 September 2020 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah kesempatan bagi UNS untuk memberikan pendampingan yang lebih intensif agar para mahasiswa tersebut semakin berprestasi sehingga dapat melambungkan nama besar UNS di mata dunia internasional," terangnya.
Pada kesempatan ini, Jamal juga mengapresiasi kerja sama Pusat Studi Difabilitas LPPM UNS dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Kementerian Sosial yang akan melakukan rintisan pendirian pengembangan UNS Braille Center. Ide dan gagasan ini, ujarnya, akan mewujudkan karya literasi berbasis braille yang akan mendukung sarana belajar bagi para penyandang tuna netra.
Jamal berharap, Braille Center ini akan menjadi pusat pendidikan dan aksesibilitas netra melalui literasi braille bagi mahasiswa tunanetra UNS. Bahkan, jika dimungkinkan dapat digunakan bersama oleh para mahasiswa tuna netra di luar UNS.
"Braille Center ini saya harapkan bisa memperkuat layanan di Perpustakaan Pusat UNS, yang saat ini telah menyediakan ruang belajar bagi penyandang disabilitas yang bernama Disabilitas Corner," pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Jamal juga mengapresiasi kerja sama Pusat Studi Difabilitas LPPM UNS dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Kementerian Sosial yang akan melakukan rintisan pendirian pengembangan UNS Braille Center. Ide dan gagasan ini, ujarnya, akan mewujudkan karya literasi berbasis braille yang akan mendukung sarana belajar bagi para penyandang tuna netra.
Jamal berharap, Braille Center ini akan menjadi pusat pendidikan dan aksesibilitas netra melalui literasi braille bagi mahasiswa tunanetra UNS. Bahkan, jika dimungkinkan dapat digunakan bersama oleh para mahasiswa tuna netra di luar UNS.
"Braille Center ini saya harapkan bisa memperkuat layanan di Perpustakaan Pusat UNS, yang saat ini telah menyediakan ruang belajar bagi penyandang disabilitas yang bernama Disabilitas Corner," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :