Bantuan Kuota Internet Tersendat, Perhimpunan Guru: Kemendikbud Tak Serius
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
“Artinya, Kemdikbud tidak serius dalam menindaklanjuti temuan-temuan keluhan bantuan kuota bulan September lalu. Padahal mendapatkan bantuan kuota ini merupakan hak dasar siswa dan guru agar pembelajaran PJJ khususnya daring tetap terlaksana,” tegas lulusan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). (Baca juga: Pelajar Indonesia Raih 9 Medali di Kompetisi Astronomi-Astrofisika Dunia )
Sekretaris P2G mengatakan Kemendikbud untuk memperhatikan nasib para guru yang tetap bersemangat mengajar, meskipun bantuan kuota internet belum diterima. P2G menyatakan banyak orang tua yang mendatangi guru atau wali kelas untuk menanyakan dan menuntut kejelasan bantuan kuota internet ini.
Bantuan ini, menurutnya, baru menjangkau 35 juta pendidik dan peserta didik. Padahal ada hampir 58 juta yang berhak menerima. Mestinya 58 juta penerima kuota ini sudah diberikan sedari September.
“Walau ada persoalan kendala teknis terkait verifikasi validasi yang masih ada, tetapi mestinya sudah bisa diselesaikan. Sebab sudah 1 bulan lebih waktu perbaikannya,” pungkasnya.
Sekretaris P2G mengatakan Kemendikbud untuk memperhatikan nasib para guru yang tetap bersemangat mengajar, meskipun bantuan kuota internet belum diterima. P2G menyatakan banyak orang tua yang mendatangi guru atau wali kelas untuk menanyakan dan menuntut kejelasan bantuan kuota internet ini.
Bantuan ini, menurutnya, baru menjangkau 35 juta pendidik dan peserta didik. Padahal ada hampir 58 juta yang berhak menerima. Mestinya 58 juta penerima kuota ini sudah diberikan sedari September.
“Walau ada persoalan kendala teknis terkait verifikasi validasi yang masih ada, tetapi mestinya sudah bisa diselesaikan. Sebab sudah 1 bulan lebih waktu perbaikannya,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :