Cerita Inspiratif 2 Mahasiswi KKN yang Terjun ke Zona Merah untuk Edukasi Masyarakat
Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Rahmani Fadilah dan 11 temannya dari Akademi Kebidanan Sismadi Jakarta mengaku di kampusnya tidak ada program KKN tematik Covid-19. Mereka terjun atas dasar panggilan hati untuk menyadarkan masyarakat di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara akan 3M sehingga mendaftarkan diri ke program KKN Tematik Covid-19 ini. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (Baca juga: Juarai Asia Pasifik, ITB Melaju ke Final Huawei ICT Competition Tingkat Dunia )
Rahmani menuturkan, ada 500 kepala keluarga di kampung nelayan ini yang mayoritas profesi yang dijalani adalah nelayan dan buruh lepas yang mendulang uang dengan mengupas kerang. Rahmani terkejut ketika pertama kali datang ke kampung tersebut para warga yang mengupas kerang tidak memakai masker ataupun menjaga jarak.
"Maka kami setiap haripun mengingatkan masyarakat disana untuk selalu memakai masker. Kami juga melakukan pembagian masker, sabun untuk cuci tangan dan terus melakukan penyuluhan bahwa Covid-19 ini harus diberantas," ungkapnya.
Rahmani mengungkapkan, selain dibantu RT, RW dan pihak kelurahan timnya juga dibantu oleh para ibu-ibu PKK dalam melakukan penyuluhan. Menjelang akhir KKN, katanya, mereka ikut kegiatan pembagian masker yang dilaksanakan pihak RT dan RW sehingga memaksimalkan edukasi warga akan pentingnya 3M.
Rahmani menuturkan, ada 500 kepala keluarga di kampung nelayan ini yang mayoritas profesi yang dijalani adalah nelayan dan buruh lepas yang mendulang uang dengan mengupas kerang. Rahmani terkejut ketika pertama kali datang ke kampung tersebut para warga yang mengupas kerang tidak memakai masker ataupun menjaga jarak.
"Maka kami setiap haripun mengingatkan masyarakat disana untuk selalu memakai masker. Kami juga melakukan pembagian masker, sabun untuk cuci tangan dan terus melakukan penyuluhan bahwa Covid-19 ini harus diberantas," ungkapnya.
Rahmani mengungkapkan, selain dibantu RT, RW dan pihak kelurahan timnya juga dibantu oleh para ibu-ibu PKK dalam melakukan penyuluhan. Menjelang akhir KKN, katanya, mereka ikut kegiatan pembagian masker yang dilaksanakan pihak RT dan RW sehingga memaksimalkan edukasi warga akan pentingnya 3M.
(mpw)
Lihat Juga :