Digitalisasi Sekolah Prioritas Kemendikbud Tahun Depan
Kamis, 05 November 2020 - 12:18 WIB
loading...
A
A
A
Nadiem menjelaskan, digitalisasi sekolah tidak hanya terkait pengadaan alat elektronik. Namun juga Kemendikbud rencananya akan membuat suatu platform dimana para guru bisa dengan mudah mengunduh kurikulum dan memilih kurikulum dalam bentuk modul-modul itu sehingga proses pembelajaran akan jauh lebih efisien.
"Begitu jadinya. Digitalisasi sekolah itu bukan hanya penyediaan sarana TIK tetapi juga mempermudah guru untuk memilih apa yang paling cocok untuk anaknya," terang Mendikbud.
Sementara Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menjelaskan, untuk tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah mencapai Rp3 triliun. Total dana yang diinginkan untuk digitalisasi sekolah ini mencapai Rp15 triliun namun untuk setiap tahunnya baru bisa dianggarkan Rp3 triliun. (Baca juga: Merdeka Belajar Dorong Perubahan Paradigma Perguruan Tinggi )
Mantan Kepala SMKN 1 Bawen menjelaskan, per sekolah nanti rencananya akan diberikan 15 laptop dan satu access point. Laptop yang akan diberikan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti juga untuk asesmen kompetensi minimum. “Tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah Rp3 triliun. Fokusnya untuk pembelian laptop,” jelasnya.
"Begitu jadinya. Digitalisasi sekolah itu bukan hanya penyediaan sarana TIK tetapi juga mempermudah guru untuk memilih apa yang paling cocok untuk anaknya," terang Mendikbud.
Sementara Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menjelaskan, untuk tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah mencapai Rp3 triliun. Total dana yang diinginkan untuk digitalisasi sekolah ini mencapai Rp15 triliun namun untuk setiap tahunnya baru bisa dianggarkan Rp3 triliun. (Baca juga: Merdeka Belajar Dorong Perubahan Paradigma Perguruan Tinggi )
Mantan Kepala SMKN 1 Bawen menjelaskan, per sekolah nanti rencananya akan diberikan 15 laptop dan satu access point. Laptop yang akan diberikan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti juga untuk asesmen kompetensi minimum. “Tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah Rp3 triliun. Fokusnya untuk pembelian laptop,” jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :