Tak Optimal, Banyak Guru Mengaku Jenuh dengan Pembelajaran Jarak Jauh
Kamis, 03 Desember 2020 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Terkait hal ini, guru berharap, pemerintah daerah dan pusat memastikan keselamatan, kesehatan, dan keamanan guru dalam menjalankan tugas. Guru juga meminta tanggung jawab sepenuhnya ada di pemerintah pusat, daerah, dan orang tua.
"Misalnya kalau ada kasus sekolah jadi klaster Covid-19, maka jangan sampai nanti mempersalahkan, apalagi mengkriminalisasi guru. Tentu akan sangat berisiko besar. Guru sudah mengajar saja berisiko, apalagi jika dipersalahkan nantinya," kata dia.
Kewenangan sekolah tatap muka nantinya berada di tangan pemerintah daerah. Terkait hal ini, guru meminta pemerintah daerah untuk berhati-hati dan jangan gegabah saat membuka sekolah. Pemerintah harus perhatikan betul situasi di semua sekolah tanpa kecuali.
"Jadi tidak bisa hanya random saja. Harus one by one. Apakah sekolah sudah betul-betul siap dengan protokol kesehatan, daftar periksa, dan lain-lain," ujar dia.
"Misalnya kalau ada kasus sekolah jadi klaster Covid-19, maka jangan sampai nanti mempersalahkan, apalagi mengkriminalisasi guru. Tentu akan sangat berisiko besar. Guru sudah mengajar saja berisiko, apalagi jika dipersalahkan nantinya," kata dia.
Kewenangan sekolah tatap muka nantinya berada di tangan pemerintah daerah. Terkait hal ini, guru meminta pemerintah daerah untuk berhati-hati dan jangan gegabah saat membuka sekolah. Pemerintah harus perhatikan betul situasi di semua sekolah tanpa kecuali.
"Jadi tidak bisa hanya random saja. Harus one by one. Apakah sekolah sudah betul-betul siap dengan protokol kesehatan, daftar periksa, dan lain-lain," ujar dia.
(mpw)
Lihat Juga :