Ornamen Header
Mayoritas Kampus Kuliah Daring, Kemendikbud Terus Beri Dukungan
Mayoritas Kampus Kuliah Daring, Kemendikbud Terus Beri Dukungan
Beberapa mahasiswa mengikuti perkuliahan jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Kemendikbud mencatat lebih banyak perguruan tinggi yang memilih kuliah daring. Kemendikbud akan terus memberi dukungan agar proses perkuliahan semakin lancar dimasa pandemi ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, masih banyak universitas-universitas yang belum siap melakukan perkuliahan tatap muka. Mereka pun lebih memilih melanjutkan perkuliahan dengan sistem online sampai saat ini. Baca juga: Perjuangkan 68.064 Kuota PPPK Guru dan Dosen, Ini yang Akan Dilakukan Menag

Nadiem melanjutkan, dari survey rencana pembelajaran di perguruan tinggi tercatat hampir 60% masih melaksanakan kuliah daring secara penuh. Sedangkan 44 % itu melakukan hybrid learning dimana untuk kegiatan berbasis projek yang membutuhkan peralatan tetap datang ke kampus. Namun untuk perkuliahannnya itu dilakukan secara online lewat video conference.

Alumnus Harvard Business School ini menerangkan, Kemendikbud terus memberikan dukungan bagi perguruan tinggi di masa perkuliahan tahun 2021 ini. Seperti hibah tablet dan sosialisasi implementasi learning management system (LMS) di Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Dikti.



"Kita siapkan modul lengkap interaktif untuk semester 1 ke 8 prodi yaitu 6 prodi penggerak ekonom yaitu pariwisata, ekonomi digital, tehnik informatika, manufaktur, keperawatan dan agribisnis," kata Mendikbud pada Raker dengan Komisi X DPR yang disiarkan daring, Rabu (20/1/2021). Baca juga: Unpad Lakukan Penyesuaian UKT untuk Mahasiswa Terdampak Covid-19

Mantan petinggi Gojek ini menuturkan, Kemendikbud juga melakukan pelatihan daring untuk lebih dari 286 ribu dosen di perguruan tinggi. Selain itu, ujarnya, Kemendikbud juga akan memberikan literasi pembelajaran daring atau campuran bagi mahasiswa.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!