'Mas Menteri' Masih Beretorika, JPPI: Intoleran Pintu Masuk Radikalisme di Sekolah

Senin, 25 Januari 2021 - 12:46 WIB
loading...
Mas Menteri Masih Beretorika,...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kordinator nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengaku pihaknya prihatin atas kasus pemakaian Jilbab kepada siswa non muslim di Padang Sumatera Barat. Ubaid menilai, kasus ini selain pemaksaan juga masuk kategori tindakan intoleransi .

"Sudah terjadi di banyak tempat dan terus terulang di berbagai daerah. Sayangnya ini tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik pusat dan daerah," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (25/1/2021). Baca juga: Cegah Intoleransi, Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Cek Perda dan Sekolah

Lebih lanjut, Kang Ubaid, sapaan akrabnya memandang peristiwa tersebut berpotensi mengancam keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang telah menjadi konsensus bersama. Dia menganggap, seharusnya di sekolah itu mengajarkan pendidikan yang toleran.

Namun sayangnya, banyak dinas pendidikan, kepala sekolah, dan bahkan guru-guru yang mengajarkan intoleran. Sedangkan, dalam 'SDGD Goal' 4.7 bahwa dunia Internasional juga fokus pada pendidikan toleran dan menghargai keragaman, tapi di Indonesia fakta ini masih tampak disepelekan. Baca juga: Cegah Praktik Intoleransi di Sekolah, Kemendikbud Ambil Tindakan Tegas

"Mas menteri (Nadiem Makarim) masih beretorika soal ini, tapi di lapangan masih banyak ketimpangan paradigma, bahkan banyak pula yang sekolah-sekolah yang terpapar radikalisme. Sikap intoleran ini jika dibiarkan akan menjadi pintu masuk radikalisme di sekolah," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved