Banyak Siswa Gagal Seleksi, Jabar Bakal Libatkan Sekolah Swasta dalam PPDB

Rabu, 10 Februari 2021 - 22:42 WIB
loading...
Banyak Siswa Gagal Seleksi,...
Kadisdik Jabar, Dedi Supandi (tengah) memaparkan rencana pelibatan SMA/SMK dan SLB swasta dalam PPDB 2021 di Kantor Disdik Jabar, Rabu (10/2). Foto/SINDOnews/Agung Bakti S
A A A
BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat bakal melibatkan sekolah swasta dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021 guna mengantisipasi banyaknya siswa yang gagal seleksi masuk sekolah negeri.

Diketahui, selama ini, PPDB kerap dijadikan acuan oleh peserta didik untuk melanjutkan jenjang pendidikannya, khususnya ke tingkat SMA/SMK maupun SLB. Namun, jumlah sekolah negeri yang terbatas membuat mereka harus bersaing ketat hingga akhirnya gagal masuk ke sekolah negeri yang diinginkannya.

Baca juga: 3 Data Ini Wajib Disiapkan untuk Daftar KIP Kuliah

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, pada PPDB 2020, SMA, SMK, dan SLB di Jabar jumlahnya sangat terbatas. Dia menyebutkan, di seluruh Jabar, hanya ada 833 SMA, SMK, dan SLB negeri, sedangkan SMA, SMK, dan SLB swasta mencapai 4.146 sekolah.

"Kemarin dari PPDB hanya terserap 41 persen (peserta PPDB yang lolos). Maka, rahun ini kita ingin mencoba agar sekolah swasta bisa masuk PPDB, sehingga pilihan sekolah lebih banyak," jelas Dedi dalam kegiatan Temu Aspirasi Masyarakat Pendidikan dan Sekolah di Kantor Disdik Jabar, Jalan Rajiman, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021).

Selain memberikan pilihan lebih banyak dengan pelibatan sekolah swasta dalam PPDB 2021, lanjut Dedi, pihaknya juga akan memberikan bantuan bagi siswa yang diterima di sekolah swasta.

Baca juga: Blended Learning, Inovasi Metode Pembelajaran Kreatif di Tengah Pandemi

Dia menyebutkan, setiap siswa yang tergolong rawan melanjutkan pendidikan itu dan diterima di sekolah swasta akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta dengan syarat siswa tersebut harus membuktikan ikut serta dalam PPDB dan telah mencoba mendaftarkan diri ke sekolah negeri.

"Mereka yang masuk kategori rawan melanjutkan pendidikan akan tetap dibantu, meski masuk ke sekolah swasta," katanya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, syarat jalur prestasi dalam PPDB 2021 akan diubah. Pasalnya, selama pandemi COVID-19, tidak ada pelaksanaan ujian nasional (UN).

Baca juga: Bantu Pembelajaran Siswa, Mendikbud Luncurkan Kampus Mengajar 2021

Nantinya, kata Dedi, syarat jalur prestasi bakal menggunakan nilai rapor lima semester terakhir yang dikeluarkan sekolah. Selain itu, syarat untuk jalur perpindahan orang tua juga akan diubah menjadi jalur perpindahan tugas. "Setelah jalur afirmasi tersebut selesai, semua baru dilakukan jalur zonasi," katanya.

Aturan lainnya yang akan diubah adalah pemegang tanggung jawab PPDB tidak lagi hanya Disdik Jabar. Nantinya, setiap wilayah di bawah naungan Disdik Jabar akan menjadi ketua pelaksana, sedangkan Disdik Jabar hanya berperan sebagai koordinator. "Untuk perubahan ini, kami akan mencoba roadshow ke beberapa tempat menginfokan perbedaan dalam PPDB 2021," imbuhnya.

Pihaknya juga kini tengah mematangkan regulasi baru untuk PPDB Jabar 2021 dengan mengusung prinsip akuntabel, transparans, dan objektif, seperti perubahan skema masuk sekolah swasta dalam PPDB 2021 yang akan dituangkan dalam peraturan gubernur (pergub).

"Peraturan tersebut bakal diuji terlebih dahulu secara publik oleh pemerhati pendidikan. Kemudian, nantinya akan masuk ke petunjuk teknis untuk nantinya diimplementasikan," tandas Dedi.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Jabar, Yesa Sarwedi mebahkan bahwa tidak semua sekolah swasta bakal dilibatkan dalam PPDB 2021. Pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan pihak sekolah swasta, apakah mereka bersedia ikut dalam PPDB tahun ini atau tidak.

"Kalau mereka bersedia masuk dalam PPDB, maka nanti sekolah swasta itu juga wajib menerima siswa limpahan yang tidak masuk dalam sekolah negeri," katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Model United Nations...
Model United Nations Dinilai Masih Eksklusif, Peneliti HI Usul Diperluas ke Sekolah SMA
Kisah Anasha, Siswi...
Kisah Anasha, Siswi Indonesia yang Diterima di 11 Kampus Terbaik Luar Negeri
Siap-siap, Presiden...
Siap-siap, Presiden Prabowo akan Umumkan Kembalinya Penjurusan SMA pada Hardiknas 2025
12 Sekolah Ini Terpilih...
12 Sekolah Ini Terpilih Jadi SMA Unggulan Garuda Transformatif, Cek Daftar Lengkapnya
PGRI Dukung Rencana...
PGRI Dukung Rencana Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Kembali Diterapkan di SMA
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Rekomendasi
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved