Puluhan Mahasiswa, Pelajar dan Santri Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik LTN-NU
Selasa, 16 Maret 2021 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
“Jadwal kita sepakati tiap Ahad dan Rabu malam. Di luar itu untuk penugasan dan latihan menulis dan mengambil foto atau video di lokasi peserta masing-masing. Nanti hasil kerja peserta baik penulisan berita dan pengambilan foto atau video akan kita bedah bersama ahlinya,” jelas Agus.
Menurut Agus, yang menarik dalam pelatihan ini adalah, peserta juga diajarkan cara mengolah data kuantitatif. Arti kuantitatif, kata Agus, adalah jenis data dalam penelitian yang dapat diukur, dihitung, serta dapat dideskripsikan dengan menggunakan angka. Pemateri langsung dipandu oleh Imam Subarkah, Dosen Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen yang juga Sekretaris LTN PCNU Kebumen.
Tidak hanya data kuantitatif, lanjutnya, pelatihan juga memberikan materi cara 'Mengolah Data Kualitatif' atau disebut juga data naratif, yang menjelaskan suatu fenomena berdasarkan hal-hal yang umumnya tidak dapat dihitung. Materi ini disampaikan langsung oleh dirinya, Agus Salim Chamidi, Dosen IAINU Kebumen yang juga merangkap Ketua LTN-NU Kebumen.
Setelah semua materi pelatihan disampaikan kepada peserta, termasuk mengerjakan sejumlah penugasan dari sejumlah narasumber, materi selanjutnya adalah 'Bedah Tulisan Berita Peserta' yang dipandu oleh Wartawan Senior Suara Merdeka Arif Widodo. Sementara, untuk bedah hasil foto atau video, kembali diampu oleh Pemred Mrapat.id M Guntur.
Agus Salim juga menegaskan, lembaganya siap mengawal seluruh peserta pelatihan untuk pengembangan minat dan bakat jurnalistik pasca pelatihan. Artinya, setiap peserta yang serius ingin mengembangkan bakat dan minatnya, LTN siap menyalurkan untuk magang ke sejumlah media.
“Soal pasca pelatihan, LTN sudah memikirkannya. Insya Allah asal peserta serius, kita bantu kawal pengembangan minat bakat pasca pelatihan. Ada model magang yang ingin kita kembangkan,” pungkasnya.
Menurut Agus, yang menarik dalam pelatihan ini adalah, peserta juga diajarkan cara mengolah data kuantitatif. Arti kuantitatif, kata Agus, adalah jenis data dalam penelitian yang dapat diukur, dihitung, serta dapat dideskripsikan dengan menggunakan angka. Pemateri langsung dipandu oleh Imam Subarkah, Dosen Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen yang juga Sekretaris LTN PCNU Kebumen.
Tidak hanya data kuantitatif, lanjutnya, pelatihan juga memberikan materi cara 'Mengolah Data Kualitatif' atau disebut juga data naratif, yang menjelaskan suatu fenomena berdasarkan hal-hal yang umumnya tidak dapat dihitung. Materi ini disampaikan langsung oleh dirinya, Agus Salim Chamidi, Dosen IAINU Kebumen yang juga merangkap Ketua LTN-NU Kebumen.
Setelah semua materi pelatihan disampaikan kepada peserta, termasuk mengerjakan sejumlah penugasan dari sejumlah narasumber, materi selanjutnya adalah 'Bedah Tulisan Berita Peserta' yang dipandu oleh Wartawan Senior Suara Merdeka Arif Widodo. Sementara, untuk bedah hasil foto atau video, kembali diampu oleh Pemred Mrapat.id M Guntur.
Agus Salim juga menegaskan, lembaganya siap mengawal seluruh peserta pelatihan untuk pengembangan minat dan bakat jurnalistik pasca pelatihan. Artinya, setiap peserta yang serius ingin mengembangkan bakat dan minatnya, LTN siap menyalurkan untuk magang ke sejumlah media.
“Soal pasca pelatihan, LTN sudah memikirkannya. Insya Allah asal peserta serius, kita bantu kawal pengembangan minat bakat pasca pelatihan. Ada model magang yang ingin kita kembangkan,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :