Ornamen Header
4 Mahasiswa UNS Sabet Juara 1 di Lomba Video Pembelajaran Kreatif
4 Mahasiswa UNS Sabet Juara 1 di Lomba Video Pembelajaran Kreatif
4 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menyabet juara 1 dalam Video Pembelajaran Kreatif di tingkal Nasional. Foto/Dok/Humas UNS
JAKARTA - 4 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menyabet juara 1 dalam Video Pembelajaran Kreatif di tingkat Nasional yang diadakan oleh Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Keempat mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNS. Mereka adalah Muhammad Rizal Akbar, Aprilia Rizki Arifah, Sanggar Pawesti Regita Ningrum, dan Nuri Puji Hastuti.

Baca juga: Miris, 400 Ribu Sarjana TI Per Tahun Tak Memenuhi Kualifikasi Industri

Kompetisi tersebut merupakan bagian dari acara PGSD BERKARYA 6 yang mengangkat tema Mahasiswa PGSD BERKARYA 6 Produktif Optimal dan Bernilai Menjawab Tantangan. Pada tahun ini, kompetisi dilaksanakan daring dan diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Terdapat dua kategori perlombaan dalam acara tersebut, yaitu tari tradisional dan video pembelajaran. Kategori video pembelajaran dibagi menjadi dua sub tema besar berupa teknologi pembelajaran dan pembelajaran di masa pandemi.



Bersama dengan timnya, Aprilia memutuskan untuk mengikuti kompetisi dengan tema pembelajaran di masa pandemi. “Kami mengambil tema tersebut karena sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini,” terang Aprilia seperti dikutip laman UNS di uns.ac.id, Senin (5/4).

Baca juga: Tim Sapuangin ITS Raih Juara di Autonomous Programming SEM Asia 2021

Dalam video pembelajaran kreatif tersebut, Aprilia dan tim memberikan materi Bahasa Indonesia berupa teks ekplanasi untuk menjelaskan sebab-akibat terjadinya hujan.

Materi tersebut termuat dalam pembelajaran kelas 11 SMA sehingga para guru dapat menggunakannya sebagai referensi mengajar.

Selain itu, video pembelajaran tersebut juga dikemas dengan kreatif dan inovatif sehingga akan sangat cocok apabila digunakan sebagai media pembelajaran di masa pandemi saat ini.



Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka, Kemendikbud: 3 Sekolah Ini Layak Jadi Percontohan

Saat diumumkan sebagai pemenang, Aprilia mengungkapkan bahwa ia dan tim tidak menyangka akan keluar sebagai juara 1. Meskipun demikian, ia mengaku sangat senang dan juga bersyukur.

Kedepannya, ia dan tim akan terus berkontribusi di dalam dunia pendidikan dengan menuangkan gagasan-gagasan inovatifnya. Ia juga berharap supaya pandemi tidak menjadi penghambat dalam proses belajar mengajar.

“Semoga kegiatan belajar mengajar di masa pandemi lebih efektif sehingga pendidikan yang merupakan proses transfer ilmu, pemberian motivasi, evaluasi, dan fasilitas belajar pada peserta didik bisa berjalan sebagaimana mestinya.” pungkas Aprilia.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!