Ornamen Header
Tingkatkan Kompetensi TIK, Mendikbud Targetkan 75.000 Guru Ikut Pembatik
Tingkatkan Kompetensi TIK, Mendikbud Targetkan 75.000 Guru Ikut Pembatik
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim saat peluncuran BimTek Pembatik 2021. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
JAKARTA - Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menargetkan akan ada 75.000 guru yang akan mengikuti Bimtek Pembelajaran Berbasis TIK (Pembatik) 2021. Pembatik merupakan program yang akan melatih para guru agar meningkat kompetensi TIKnya.

Menurut Mendikbud, pandemi Covid-19 membuktikan betapa besarnya peran teknologi dalam memastikan siswa mendapat pembelajaran disaat pembelajaran tatap muka tidak dapat dilakukan.

Baca juga: Pancasila dan Bahasa Indonesia Tak Dicantumkan Jadi Kurikulum Wajib, Ini Kritik DPR

Dia menuturkan, saat ini sekolah bersiap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menyediakan layanan pendidikan pembelajaran secara daring dan luring.

Oleh karena itu, katanya, literasi digital guru pun menjadi penting. Sehingga fasilitas dan infrastruktur teknologi pun dapat dimanfaatkan optimal dan strategis.



"Oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru tentang pemanfaatan teknologi, dengan menyelenggarakan peningkatan kompetensi TIK atau Pembatik," katanya pada peluncuran BimTek Pembatik 2021 secara daring, Kamis (15/4).

Baca juga: Ini Tips Mengatur Pola Makan Saat Puasa dari Ahli Gizi UNAIR

Mendikbud menjelaskan, Pembatik adalah program bimbingan teknis yang mengacu pada model peningkatan kompetensi TIK guru rancangan salah satu badan PBB yakni UNESCO. Program ini memanfatkan portal Rumah Belajar sebagai medianya.

Alumnus Harvard Business School ini menuturkan, Pembatik yang menjadi program unggulan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) ini pada 2020 lalu telah diikuti 70.300 guru. "Dan tahun ini kami menargetkan 75.000 (guru) untuk mengikuti program bimbingan teknis ini," katanya.

Dia menjelaskan, para guru yang akan mengikuti Pembatik akan diasah kemampuannya melalui 4 level. Level pertama ialah literasi TIK, level 2 implementasi TIK, level 3 kreasi TIK, level 4 berbagi dan berkolaborasi dan terakhir akan ada seleksi Duta Rumah Belajar.



Baca juga: Unpad Buka Rekrutmen Dosen Berkualitas, Ini Syaratnya

Nadiem menerangkan, tantangan global menuntut guru yang tangguh, cerdas, tangkas dan kreatif. "Kami yakin peserta Pembatik merupakan tenaga pendidik terbaik Indonesia yang siap menjadi jawaban untuk tantangan global yang dihadapi bangsa,"pungkasnya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!