Tingkatkan Mutu dan Level, Para Akademisi Bentuk Asosiasi Peneliti Indonesia
Jum'at, 23 April 2021 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemendikbud dan LPDP akan Sediakan Beasiswa S1 untuk Siswa Berprestasi
Dalam webinar tersebut, Tatang Mutaqin dari Bappenas dalam paparanya mengatakan, kehadiran ARCHIE diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara private, social maupun global. Dia berharap agar output penelitian dapat mendorong kesejahteraan dan dapat meningkatkan level Indonesia dalam Global Competitiveness Index 4.0 dan Global Innovation Index.
Saat ini Global Competitiveness Index 4.0 Indonesia berada di peringkat 50 besar dari 141 negara. Sedangkan Global Innovation Index Indonesia berada di peringkat 85 dari 131 negara. “Lebih penting lagi adalah publikasi hasil riset dengan berbagai cara. Ilmiah maupun populer sehingga berbagai publik bisa memanfaatkannya,” ujar Tatang Mutaqin.
Sementara itu, Wakil Ketua ARCHIE, Siswantini Yenni menjelaskan tentang kaitan riset Komunikasi, Humaniora, dan Tehnologi yang menjadi interest ARCHIE. “Humaniora bidang ilmu yang berfokus pada manusia dan budayanya, sementara teknologi merupakan salah satu hasil kebudayaan modern dan postmodern. Sementara hasil riset-riset komunikasi dapat menjembatani gap antara budaya dan teknologi,” ujarnya.
Baca juga: Pandemik Tak Surutkan Para Kartini IPB University Raih Sejumlah Prestasi
Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi media untuk para peneliti, akademisi dan praktisi bidang komunikasi, humaniora, informatika, dan teknologi dari Indonesia dan mancanegara bertukar pikiran, berkolaborasi menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat di seluruh dunia.
Dalam webinar tersebut, Tatang Mutaqin dari Bappenas dalam paparanya mengatakan, kehadiran ARCHIE diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara private, social maupun global. Dia berharap agar output penelitian dapat mendorong kesejahteraan dan dapat meningkatkan level Indonesia dalam Global Competitiveness Index 4.0 dan Global Innovation Index.
Saat ini Global Competitiveness Index 4.0 Indonesia berada di peringkat 50 besar dari 141 negara. Sedangkan Global Innovation Index Indonesia berada di peringkat 85 dari 131 negara. “Lebih penting lagi adalah publikasi hasil riset dengan berbagai cara. Ilmiah maupun populer sehingga berbagai publik bisa memanfaatkannya,” ujar Tatang Mutaqin.
Sementara itu, Wakil Ketua ARCHIE, Siswantini Yenni menjelaskan tentang kaitan riset Komunikasi, Humaniora, dan Tehnologi yang menjadi interest ARCHIE. “Humaniora bidang ilmu yang berfokus pada manusia dan budayanya, sementara teknologi merupakan salah satu hasil kebudayaan modern dan postmodern. Sementara hasil riset-riset komunikasi dapat menjembatani gap antara budaya dan teknologi,” ujarnya.
Baca juga: Pandemik Tak Surutkan Para Kartini IPB University Raih Sejumlah Prestasi
Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi media untuk para peneliti, akademisi dan praktisi bidang komunikasi, humaniora, informatika, dan teknologi dari Indonesia dan mancanegara bertukar pikiran, berkolaborasi menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat di seluruh dunia.
Lihat Juga :