Ciptakan Aplikasi Antikekerasan Seksual, Mahasiswa UI Raih Juara 2 Comminfest
Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan dari program ini adalah mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa kekerasan seksual di Indonesia masih marak terjadi dan mengurangi stigma masyarakat bahwa ini merupakan isu yang tabu dan tidak perlu diungkapkan. Kami menuangkannya dalam bentuk video kampanye, dengan adanya gerakan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para korban untuk memperoleh ketenangan dan terlindungi, serta mematahkan stigma negatif masyarakat akan korban kekerasan seksual,” ujarnya.
Baca juga: Begini Cara Daftar Beasiswa Kemendikbud untuk Kuliah Jenjang S1, S2 dan S3
Tim PROMIND berhasil meraih juara kedua setelah melalui tahap Study Case yang berasal dari LSM Mitra Wacana mengenai isu kekerasan seksual pada anak di bawah umur. Melalui project campaign ’Aku Jaga Diriku’, tim memberikan edukasi kepada masyarakat terutama anak, mengenai pentingnya menjaga organ seks dari tindakan kekerasan seksual.
Produk komunikasi yang dilakukan adalah sebuah aplikasi “Mitra Wacana Peduli” berupa forum dimana korban kekerasan seksual dapat bercerita dalam bentuk tulisan dan tidak meninggalkan jejak identitas pribadi. Tulisan ini pun dapat diakses oleh publik dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan kasus-kasus serupa. Selain itu, produk komunikasi lain yang diberikan juga berupa layanan panggilan darurat yang dapat dikontak oleh para korban kekerasan seksual.
“Di tahap final, kami mengupayakan proyek ini secara maksimal. Maka dari itu, brief yang kami desain sangat rapi supaya nyaman dilihat. Ketika final, kami juga sudah sangat terbiasa menangani studi kasus, karena di beberapa mata kuliah Humas selalu membahas studi kasus dan mempresentasikannya dengan baik,” ujar Aisyah, salah satu anggota tim PROMIND.
Baca juga: Begini Cara Daftar Beasiswa Kemendikbud untuk Kuliah Jenjang S1, S2 dan S3
Tim PROMIND berhasil meraih juara kedua setelah melalui tahap Study Case yang berasal dari LSM Mitra Wacana mengenai isu kekerasan seksual pada anak di bawah umur. Melalui project campaign ’Aku Jaga Diriku’, tim memberikan edukasi kepada masyarakat terutama anak, mengenai pentingnya menjaga organ seks dari tindakan kekerasan seksual.
Produk komunikasi yang dilakukan adalah sebuah aplikasi “Mitra Wacana Peduli” berupa forum dimana korban kekerasan seksual dapat bercerita dalam bentuk tulisan dan tidak meninggalkan jejak identitas pribadi. Tulisan ini pun dapat diakses oleh publik dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan kasus-kasus serupa. Selain itu, produk komunikasi lain yang diberikan juga berupa layanan panggilan darurat yang dapat dikontak oleh para korban kekerasan seksual.
“Di tahap final, kami mengupayakan proyek ini secara maksimal. Maka dari itu, brief yang kami desain sangat rapi supaya nyaman dilihat. Ketika final, kami juga sudah sangat terbiasa menangani studi kasus, karena di beberapa mata kuliah Humas selalu membahas studi kasus dan mempresentasikannya dengan baik,” ujar Aisyah, salah satu anggota tim PROMIND.
Lihat Juga :