Ornamen Header
Inovasi Keren! Tim Mahasiswa ITS Ubah Ampas Tebu Menjadi Biobriket
Inovasi Keren! Tim Mahasiswa ITS Ubah Ampas Tebu Menjadi Biobriket
(dari kiri) Dicka Tama Putra, Zakiyah Nur Rafifah, dan Fathul Mubin Gufron memamerkan biobriket dari bagasse dan limbah blothong yang berhasil meraih penghargaan. Foto/Dok ITS
JAKARTA - Kondisi lingkungan di sekitar industri pengolahan tebu semakin memburuk karena banyaknya bagasse atau ampas tebu dan limbah blothong yang dibiarkan begitu saja. Hal tersebut mendorong 3 mahasiswa ITS membuat inovasi biobriket berbahan dasar bagasse dan limbah blothong dengan tambahan kulit singkong.

Ketiganya adalah Zakiyah Nur Rafifah, Dicka Tama Putra, dan Fat’hul Mubin Gufron yang semuanya merupakan mahasiswa baru di ITS . Meskipun dari departemen yang berbeda, mereka berhasil mengembangkan inovasi biobriket ini hanya dengan memanfaatkan limbah di sekitar, tetapi sangat bermanfaat untuk masyarakat dan alam karena murah dan ramah lingkungan.

Baca juga: Begini Cara Daftar Beasiswa Kemendikbud untuk Kuliah Jenjang S1, S2 dan S3

“Prinsip pembuatan biobriket dari bahan limbah ini tidaklah terlalu sulit karena hanya memiliki beberapa tahap,” jelas Zakiyah melalui siaran pers, Jumat (7/5/2021)



Ia menambahkan bahwa tahapan tersebut adalah pembuatan adonan, pencetakan adonan, dan pengeringan adonan sehingga menjadi briket siap pakai. Hal terpenting pada pembuatan biobriket ini adalah mengurangi kadar air bahan dasar briket dengan cara dijemur di bawah sinar matahari langsung.

Jika sudah, nantinya bahan dasar tersebut baru dapat digunakan untuk menjadi adonan dengan cara ditumbuk dan diberikan perekat. Tidak kalah pentingnya, pemampatan juga merupakan bagian yang sangat penting karena menyangkut kualitas kepadatan biobriket.
halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!