Menanamkan Nilai Ideologi lewat Sekolah Digital Pancasila
Kamis, 03 Juni 2021 - 17:59 WIB
loading...
Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila (PSP UP) menilai perlu untuk mendirikan sekolah digital Pancasila. Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
JAKARTA - Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila (PSP UP) menilai perlu untuk mendirikan sekolah digital Pancasila. PSP UP menilai dalam kehidupan saat ini dirasa sangat perlu memposisikan Pancasila sebagai arus utama dalam ragam perspektif.
"Pendirian sekolah digital tentang Pancasila ini maksudnya tidak hanya formal saja. Tapi juga bisa bersifat nonformal seperti kursus, workshop atau webinar. Model sekolah ini juga dapat mempercepat penyebarluasan pengetahuan ideologi Pancasila," kata Ketua PSP UP, Hendra Nurtjahjo, Kamis (3/6/2021).
Pihaknya sudah melakukan kajian identifikasi terhadap generasi X, Y dan Z. Berdasarkan hasil kajian, generasi tersebut sangat dekat dengan media sosial.
Oleh karena itu pendekatan yang dilakukan untuk menyebarluaskan ideologi Pancasila bisa dengan menggunakan sosial media. "Itu menjadi karakteristik yang bisa didekati. Kita akan membentuk produk-produk itu misalnya membuat lomba podcast, membuat lomba iklan atau film pendek?" ujarnya.Baca juga: Puan Maharani: Menara Gading Pendidikan Tinggi Harus Ditinggalkan
Adapun langkah konkret yang dilakukan, kata dia, membuat tayangan video mengenai nilai ideologi Pancasila. Dengan demikian pemahaman nilai Pancasila dapat dipahami secara langsung oleh generasi milenial.
"Pendirian sekolah digital tentang Pancasila ini maksudnya tidak hanya formal saja. Tapi juga bisa bersifat nonformal seperti kursus, workshop atau webinar. Model sekolah ini juga dapat mempercepat penyebarluasan pengetahuan ideologi Pancasila," kata Ketua PSP UP, Hendra Nurtjahjo, Kamis (3/6/2021).
Pihaknya sudah melakukan kajian identifikasi terhadap generasi X, Y dan Z. Berdasarkan hasil kajian, generasi tersebut sangat dekat dengan media sosial.
Oleh karena itu pendekatan yang dilakukan untuk menyebarluaskan ideologi Pancasila bisa dengan menggunakan sosial media. "Itu menjadi karakteristik yang bisa didekati. Kita akan membentuk produk-produk itu misalnya membuat lomba podcast, membuat lomba iklan atau film pendek?" ujarnya.Baca juga: Puan Maharani: Menara Gading Pendidikan Tinggi Harus Ditinggalkan
Adapun langkah konkret yang dilakukan, kata dia, membuat tayangan video mengenai nilai ideologi Pancasila. Dengan demikian pemahaman nilai Pancasila dapat dipahami secara langsung oleh generasi milenial.
Lihat Juga :