Ribuan Guru Madrasah Menjerit Tuntut Keadilan dan Kesejahteraan, di Mana Kemenag?

Kamis, 10 Juni 2021 - 09:36 WIB
loading...
Ribuan Guru Madrasah...
Seorang guru madrasah menggelar pembelajaran tatap muka di sebuah mushola di wilayah Jawa Barat. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Ribuan gurumadrasah di Provinsi Jawa Barat menuntut pemerintah memberikan keadilan dan kesejahteraan, agar fokus dalam memberikan pembelajaran kepada anak didiknya.

Keluhan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jabar, Hasbullah. Menurutnya, proporsi anggaran dari pemerintah pusat untuk guru madrasah masih timpang.

Baca juga: Kemendikbudristek Jelaskan Konsep Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

"Kita bisa melihat, proporsi anggaran untuk madrasah di Kementerian Agama dengan sekolah yang ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perbedaannya terlampau ironis," ungkap Hasbullah di Bandung, Kamis (10/6/2021).

Tidak hanya itu, Hasbullah juga menyoroti masih timpangnya formasi pengangkatan guru honorer atau formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disiapkan bagi guru madrasah yang dinilainya juga masih timpang.

"PGM Jawa Barat akan turut menggedor demi kesetaraan yang berkeadilan," tegasnya.

Meski begitu, pihaknya berkomitmen meningkatkan kapasitas guru madrasah, agar berdaya saing dengan kerangka program yang mengarah pada perjuangan nasib dan kesetaraan guru madrasah.

Baca juga: Bahaya Covid-19, Kebijakan Pembukaan Sekolah Diminta Jangan Diseragamkan

Program tersebut akan fokus pada peningkatan kapasitas guru madrasah untuk menjawab tantangan teknologi sekaligus adaptif dengan kondisi pendidikan di masa pandemi.

"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu yang utama. Kemudian, kesejahteraan bukan hanya karena soal pendapatan, tetapi upaya memenuhi kebutuhan dirinya agar bisa berfokus melaksanakan kegiatan pembelajaran," jelas Hasbullah.

Pelantikan Hybrid
Dewan PGM Jabar telah melaksanakan pelantikan pengurus secara hydbrid (online dan offline) di Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Kota Bandung, Selasa (8/6/2021) lalu. Melalui pelantikan tersebut, Hasbullah dan jajaran pengurus resmi menjabat untuk periode 2021-2026.

Pelantikan dihadiri Ketua Umum DPP PGM Indonesia, Agus Ridhallah dan Sekretaris Umum, Neni Argaeni. Lalu, dari Unsur Kanwil Kementerian Agama Jabar diwakili Kabid Pendidikan Madrasah, Yusuf Umar, sedangkan dari Pemerintah Provinsi Jabar diwakili Kabag Bina Mental Biro Kesra, Supriyadi.

Baca juga: Angka Covid-19 Kembali Tinggi, Sekolah Tatap Muka Ancam Siswa dan Guru

Ketua Umum DPP PGM Indonesia, Agus Ridhallah mengatakan, pelantikan menjadi momentum penting dalam proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi.

"PGM harus selalu hadir dalam mengawal kepentingan dan aspirasi guru madrasah dari jenjang RA, MI, MTs dan MA se-Jawa Barat. Seluruh pengurus yang dilantik, agar menyatu dan solid dalam kepengurusan DPW PGM Indonesia Jawa Barat," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jabar, Yusuf Umar menyatakan, pihaknya siap membangun sinergitas dengan PGM untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah.

"Setelah pelantikan ini, kita akan fokus membangun sinergitas untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah. Di samping itu, prioritas penting yang perlu diterapkan oleh guru madrasah se-Jawa Barat, yakni menguatkan praktek moderasi beragama di lingkungan madrasah dan menyosialisasikannya ke semua lingkungan madrasah," katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
97.122 Guru Kemenag...
97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi, Berhak Dapat Tunjangan Profesi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Rekomendasi
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved