Ornamen Header
Awalnya Minder, Mahasiswi UIN Ini Menangi Kompetisi Kalahkan PTN Terbaik di Indonesia
Awalnya Minder, Mahasiswi UIN Ini Menangi Kompetisi Kalahkan PTN Terbaik di Indonesia
Mizza Faridatul Anifah, mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung meraih Juara 1 Lomba Essay Nasional Constellation 2021. Foto/Dok/Humas Kemenag
JAKARTA - Mizza Faridatul Anifah, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung meraih Juara 1 Lomba Essay Nasional Constellation 2021. Mizza berhasil menyisihkan peserta dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Lomba Essay Nasional Constellation 2021 diselenggarakan oleh Komunitas Hukum (Constitutional Law Community) Fakultas Hukum Universitas Negeri Surakarta (UNS). Ajang ini digelar secara virtual, sejak 15 Juni sampai 10 Juli 2021. Tema yang diangkat, “Masa Depan Pemberantasan Korupsi Pasca Revisi UU KPK“.

Baca juga: Keren, Tim ITS Pertahankan Juara Kompetisi Desain Feri Tingkat Dunia

Mahasiswa Semester IV Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) ini berhasil menyisihkan peserta dari Universitas Indonesia (Juara II), Uiniversitas Padjajaran (Juara III), Universitas Diponegoro (Harapan 1), Universitas Indonesia (Harapan 2) dan Universitas Airlangga (Harapan 3).

Mirza berhasil membawa nama baik almamaternya dengan mengangkat tema: “Potensi Hilangnya Independensi KPK Melalui Peralihan Status Pegawai KPK Menjadi ASN”. Pemenang diumumkan pada 13 Juli 2021.

Mizza mengaku awalnya pesimis, meski sudah beberapa kali mengikuti lomba essay. “Alhamdulillah essay yang saya tulis memperoleh Juara 1 mengungguli rivalnya yang berasal dari beberapa perguruan tinggi favorit Indonesia," kata Mirza seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat (16/7/2021).



Baca juga: Singkirkan 195 Kontestan, Tim Mahasiswa FTUI Raih Juara Inovasi Terbaik Astra

Sebagai juara II, Ristania Salsabila Putri dari Univesitas Indonesia. Sedang juara III adalah Rifky Zahran Pradana dari Universitas Padjajaran.

Menurut Mizza, perlombaan ini memberi kesan tersendiri, karena menjadi prestasi pertama yang dia catat pasca peralihan IAIN Tulungagung menjadi UIN SATU. Mirza menyampaikan terimakasih kepada dosen pembimbing Ahmad Gelora Mahardika dan teman-teman di Komunitas Legacy.
halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!