Kebutuhan Sosial-Kognitif Siswa, Blended Learning Jadi Landasan Sekolah Masa Depan
Minggu, 22 Agustus 2021 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bantuan Kuota Data Internet Mulai Disalurkan September, Ini Besaran Bantuannya
Namun, di sisi lain, pertemuan tatap muka secara langsung dengan guru dan teman-temannya bakal tetap menjadi kebutuhan pokok anak.
"Blended learning ini untuk menyeimbangkan kebutuhan sosialnya dan kognitifnya," jelas Laksmi.
Lebih lanjut Laksmi mengatakan, SMM telah meluncurkan beberapa pusat aktivitas (hub) di kota-kota besar sebagai bagian dari rencana SMM untuk membuka puluhan sentra di kota lainnya.
Sehingga, para siswa bisa benar-benar merasakan pengalaman metode pembelajaran blended learning. SMM Hub, kata Laksmi, hadir sebagai kelas luring untuk melengkapi pengalaman murid saat belajar dengan para guru dan teman-temannya.
"Yakni dengan memberikan ruang untuk belajar secara langsung bersama fasilitator pendamping dan teman sekolah," katanya.
Namun, di sisi lain, pertemuan tatap muka secara langsung dengan guru dan teman-temannya bakal tetap menjadi kebutuhan pokok anak.
"Blended learning ini untuk menyeimbangkan kebutuhan sosialnya dan kognitifnya," jelas Laksmi.
Lebih lanjut Laksmi mengatakan, SMM telah meluncurkan beberapa pusat aktivitas (hub) di kota-kota besar sebagai bagian dari rencana SMM untuk membuka puluhan sentra di kota lainnya.
Sehingga, para siswa bisa benar-benar merasakan pengalaman metode pembelajaran blended learning. SMM Hub, kata Laksmi, hadir sebagai kelas luring untuk melengkapi pengalaman murid saat belajar dengan para guru dan teman-temannya.
"Yakni dengan memberikan ruang untuk belajar secara langsung bersama fasilitator pendamping dan teman sekolah," katanya.
Lihat Juga :