Tingkatkan Budaya dan Akses Literasi, Sampoerna Academy Gelar 'Literacy Festival'
Rabu, 08 September 2021 - 23:14 WIB
loading...
(ki-ka) Adelina Holmes, Head of English Department Sampoerna Academy Schools dan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia & Founder Rumah Dunia dalam Kick Off Literacy Festival, Rabu (8/9). Foto/Dok/SA
A
A
A
JAKARTA - Bertepatan dengan perayaan Hari Literasi Internasional yang jatuh pada hari ini, sekolah interkultural dan pionir STEAM Sampoerna Academy merilis buku elektronik untuk anak berjudul "Elidi and The Ancestor's Garden".
Karya kolaborasi siswa dan guru Sampoerna Academy ini hadir untuk menjawab tantangan meningkatkan literasi dan minat baca di kalangan generasi muda Indonesia. Peluncuran buku ini menjadi salah satu kegiatan Literacy Festival “Reading Open Doors” yang menghadirkan beragam sesi literasi untuk siswa dan publik yang digelar selama September.
Baca juga: 5 Perpustakaan Keren dan Lengkap Agar Makin Cinta Membaca
Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Kemendikbud 2019 menunjukkan rata-rata indeks Alibaca nasional masih tergolong rendah yaitu 37,32% dengan dua dimensi terendah, yaitu Dimensi Akses dan Budaya.
Ditemukan juga Dimensi Alternatif menunjukkan rata-rata pengakses internet di rumah (termasuk browsing, chatting, dan akses media sosial) pada penduduk Indonesia usia 5 tahun ke atas berada di 95,25%. Hal ini mengungkapkan adanya peluang besar dalam meningkatkan tingkat literasi di generasi muda dengan menyediakan buku pilihan menarik dan edukatif yang mudah diakses secara online.
Karya kolaborasi siswa dan guru Sampoerna Academy ini hadir untuk menjawab tantangan meningkatkan literasi dan minat baca di kalangan generasi muda Indonesia. Peluncuran buku ini menjadi salah satu kegiatan Literacy Festival “Reading Open Doors” yang menghadirkan beragam sesi literasi untuk siswa dan publik yang digelar selama September.
Baca juga: 5 Perpustakaan Keren dan Lengkap Agar Makin Cinta Membaca
Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Kemendikbud 2019 menunjukkan rata-rata indeks Alibaca nasional masih tergolong rendah yaitu 37,32% dengan dua dimensi terendah, yaitu Dimensi Akses dan Budaya.
Ditemukan juga Dimensi Alternatif menunjukkan rata-rata pengakses internet di rumah (termasuk browsing, chatting, dan akses media sosial) pada penduduk Indonesia usia 5 tahun ke atas berada di 95,25%. Hal ini mengungkapkan adanya peluang besar dalam meningkatkan tingkat literasi di generasi muda dengan menyediakan buku pilihan menarik dan edukatif yang mudah diakses secara online.
Lihat Juga :