6 Strategi Tingkatkan Kualitas Bahasa Inggris untuk Profesional Muda

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 18:01 WIB
loading...
6 Strategi Tingkatkan...
TBI-SINDOnews kolaborasi mengadakan webinar gratis bertemakan Improving Your English Quality for Young Professional,Jumat (1/10). Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
A A A
JAKARTA - The British Institute (TBI) berkolaborasi dengan SINDOnews mengadakan webinar gratis bertemakan 'Improving Your English Quality for Young Professional',Jumat (1/10/2021). Dalam webinar ini dipaparkan mengenai 6 strategi yang bisa dipakai para profesional muda untuk meningkatkan kualitas bahasa Inggrisnya.

Academic Team Leader TBI Intan Hartianti yang didapuk sebagai narasumber webinar ini mengatakan, di era digital yang serba cepat dan juga era globalisasi yang mengaburkan batas negara maka persaingan yang dihadapi profesional muda tidak hanya dengan pekerja lokal namun juga pekerja dari luar negeri.

Baca juga: Tips Belajar Bahasa Inggris lewat Film

Untuk menghadapi persaingan inilah, katanya, maka kemampuan profesional muda berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi krusial. Hal ini sesuai dengan riset Pearson Education dan juga Cambridge University yang menyebutkan salah satu kompetensi untuk sukses dalam dunia kerja adalah komunikasi. Kemampuan berkomunikasi yang tidak hanya dalam bahasa Indonesia, katanya, melainkan juga dalam bahasa Inggris.

Menurut Intan, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi penting saat ini. “Kenapa bahasa Inggris? Karena bahasa Inggris telah menjadi bahasa global atau bahasa internasional yang dipakai dimana-mana,” katanya pada webinar 'Improving Your English Quality for Young Professional' yang dipantau di Youtube, Jumat (1/10/2021).
6 Strategi Tingkatkan Kualitas Bahasa Inggris untuk Profesional Muda

Karena peranan bahasa Inggris sangat penting bagi para profesional muda , maka dia memberikan 6 strategi untuk bisa meningkatkan kualitas bahasa Inggris. Sehingga dia berharap para profesional muda bisa lebih baik lagi dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Baca juga: 4 Pilihan Game untuk Belajar Bahasa Inggris

1. Set "Realistic' Goals and Be Consistent
Dia menilai, bersikap realistis ini penting sebab sering kali kita sudah merencanakan sasaran (goals) atau tujuan dalam belajar bahasa Inggris tetapi kadang sasaran yang ditetapkan itu terlalu mengawang-awang sehingga sulit dicapai.

Sehingga, ujarnya, agar rencana belajar ini bisa lancar maka ada 3 pertanyaan yang harus dijawab dengan jujur.

a. What exactly do you want to achive?

b. What are the skill that you want to improve?

c. How much time can you dedicate to this journey?

Menurutnya, sesibuk apapun pekerjaan kita maka harus diluangkan waktu untuk belajar bahasa Inggris yang dijalankan dengan komitmen dan dedikasi.

“Mau 10-20 menit sehari tidak masalah asal konsisten, disiplin dan komitmen. Bahkan jika hanya 30 menit per minggu tidak masalah tapi harus konsisten belajar,” katanya.

2. Expose Yourself to English
Menurutnya, belajar bahasa Inggris pun bisa sambil mendengarkan lagu, menonton film di Netflix ataupun Youtube, mendengar podcast dan juga membaca buku berbahasa Inggris. Kegiatan-kegiatan itupun bisa disematkan dalam kegiatan sehari-hari sehingga bisa meningkatkan kualitas bahasa Inggris kita. Misalnya mendengarkan lagu bahasa Inggris ketika bekerja sehingga kemampuan akan lebih terlatih.

Dia menekankan, lakukan kegiatan itu sesuai dengan sesuatu yang kita sukai. Agar proses belajarnya bisa lebih fokus, semangat dan terus mengasah rasa ingin tahu sampai bisa.

"Yang terpenting adalah melingkupi kehidupan kita dengan berbagai macam kegiatan yang berbau bahasa Inggris. 10-20 menit cukup asal disiplin dan konsisten," ujarnya.

3. Record New Words and Phrases
Menulis kata-kata atau frasa baru dalam Bahasa Inggris ini bagus sehingga bisa terekam dalam otak dan memudahkan kembali untuk mengenali kata-kata baru itu ketika membaca atau mendengar di lain waktu.

Selain itu, semakin banyak kata atau frasa yang diketahui maka akan semakin meningkatkan kepercayaan diri dan termotivasi dalam berkomunikasi karena banyak koleksi kata yang sudah dipelajari yang bisa dipakai sebagai bahan komnukasi.

Dia menyarankan, setelah kata-kata baru itu ditulis, kemudian diartikan ke dalam bahasa Indonesia maka coba latih kemampuan kita untuk merangkai kata tersebut menjadi satu kalimat utuh sehingga akan lebih memperlancar dalam berkomunikasi nantinya.

4. Enjoy the Process
Menurutnya ini adalah tahapan yang paling penting. Sebab melakukan sesuatu yang disenangi akan membuat kita semakin fokus belajar bahasa Inggris.

5. Practice, Practice, Practice
Dia mengatakan ini cara paling ampuh untuk mengembangkan komunikasi bahasa inggris kamu. Jika sedang berjuang dalam meningkatkan kualitas membaca bahasa Inggris maka beli buku bahasa ingris dan berlatihlah membaca.

Jika sedang bermasalah dalam menulis maka coba menulis jurnal dan menulislah secara teratur. Dan jika sedang belajar dalam listening maka nontonlah Youtube dengan caption yang dinyalakan.

"Membaca buku, mendengar lagu atau mendengar Youtube dengan caption akan membantu kita membentuk pembelajaran rutin," katanya.

6. Get Feedback
Dia mengingatkan kembali, kunci meningkatkan kualitas bahasa Inggris adalah dengan belajar secara rutin.

Dia menyarankan, jika ingin belajar menulis maka dia menyarankan memakai aplikasi Grammarly. Aplikasi ini yang bisa diunduh gratis ini akan membantu profesional muda menulis jurnal. Aplikasi ini nantinya bisa mengkoreksi apakah tulisan itu sudah benar atau tidak.

Sedangkan untuk berlatih berbicara maka kuncinya adalah dengan terus berlatih bicara tanpa takut salah melakukannya. Dia menyarankan menggunakan aplikasi Meetup sehingga profesional muda bisa bisa berlatih berkomunikasi dengan orang dari berbagai macam negara dengan preferensi yang sama sehingga komunikasi dapat dilakukan dalam bahasa Inggris.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ramadhan Charity Day...
Ramadhan Charity Day 2026 TBI Pondok Indah Ajak Anak Panti Asuhan Belajar Bahasa Inggris
Bahasa Inggris Jadi...
Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib di SD Mulai 2027, Kemendikdasmen Latih Ribuan Guru
Berapa Skor TOEFL Syarat...
Berapa Skor TOEFL Syarat Beasiswa LPDP? Ini Ketentuan Resminya
SINDOnews.com Raih Anugerah...
SINDOnews.com Raih Anugerah Diktisaintek 2025 sebagai Media Daring Terbaik
90.447 Sekolah Tidak...
90.447 Sekolah Tidak Ada Guru Bahasa Inggris, Rencana Jadi Mapel Wajib Terancam?
British Council dan...
British Council dan Kemenag Perkuat Hubungan Melalui Kolaborasi di Bidang Pendidikan
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved