Kisah Ibu Susi, Guru Honorer yang Telah Mengabdi Selama 14 Tahun dan Lolos Seleksi PPPK
Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:32 WIB
loading...
Ibu guru Susi Febri Ariza bersama dengan siswanya di channel Youtube miliknya. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Pada 8 Oktober lalu pemerintah telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi tahap I guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ). Semua guru honorer pun menantikan hari pengumuman dengan penuh harapan yang besar.
Bagi Susi Febri Ariza, yang telah mengabdi 14 tahun sebagai guru honorer 8 Oktober lalu itu menjadi hari Jumat keramat baginya.
Baca juga: Seleksi Guru PPPK Tahap II Segera Dibuka, Pendaftaran Akun di Portal SSCASN
Sebab, pada hari inilah guru kelas 3 di SDN 23 Payakumbuh, Sumatera Barat ini menantikan pengumuman kelulusan seleksi tahap I guru PPPK. Setelah sebelumnya Susi telah menantikan pengumuman itu sejak Jumat, 24 September.
Namun, betapa sedihnya Susi karena pada 24 September itu pengumuman itu ditunda oleh pemerintah. Harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui status PPPK pun disimpan rapat lagi.
Seminggu berlalu, Susi dan guru honorer lain pun sudah ketar ketir karena pemerintah tak kunjung memberi jadwal pengumuman resmi. Sementara, di dunia maya juga bertebaran informasi mengenai hasil seleksi yang semakin membuat bingung para guru.
Baca juga: Ini Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dari Dosen Psikologi Unair
Hingga akhirnya pemerintah mengumumkan pada 8 Oktober hasil seleksi secara resmi akan diumumkan. Susi pun berharap, penundaan tidak lagi terjadi agar nasibnya tak semakin terombang ambing.
Bagi Susi Febri Ariza, yang telah mengabdi 14 tahun sebagai guru honorer 8 Oktober lalu itu menjadi hari Jumat keramat baginya.
Baca juga: Seleksi Guru PPPK Tahap II Segera Dibuka, Pendaftaran Akun di Portal SSCASN
Sebab, pada hari inilah guru kelas 3 di SDN 23 Payakumbuh, Sumatera Barat ini menantikan pengumuman kelulusan seleksi tahap I guru PPPK. Setelah sebelumnya Susi telah menantikan pengumuman itu sejak Jumat, 24 September.
Namun, betapa sedihnya Susi karena pada 24 September itu pengumuman itu ditunda oleh pemerintah. Harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui status PPPK pun disimpan rapat lagi.
Seminggu berlalu, Susi dan guru honorer lain pun sudah ketar ketir karena pemerintah tak kunjung memberi jadwal pengumuman resmi. Sementara, di dunia maya juga bertebaran informasi mengenai hasil seleksi yang semakin membuat bingung para guru.
Baca juga: Ini Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dari Dosen Psikologi Unair
Hingga akhirnya pemerintah mengumumkan pada 8 Oktober hasil seleksi secara resmi akan diumumkan. Susi pun berharap, penundaan tidak lagi terjadi agar nasibnya tak semakin terombang ambing.
Lihat Juga :