Pakar IPB: Tanaman Pangan Ini Cocok bagi Penderita Diabetes dan Obesitas
Minggu, 07 November 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Manfaat porang, lanjutnya, erat kaitannya sebagai komponen bioaktif pangan, fitokimia, atau nutraceutical. Porang harus diolah terlebih dahulu menjadi tepung karena mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menimbulkan gatal-gatal. Porang dapat menurunkan kolesterol sehingga membantu menurunkan risiko pada penderita diabetes.
Baca juga: Pakar UGM Bagikan 8 Kunci Menjaga Gula Darah Tetap Stabil bagi Penderita Diabetes
“Jadi kalau kita pecah antara glukosa dan manosa, sebetulnya adalah monosakarida yang menghasilkan kalori. Namun dalam bentuk (konfigurasi) D saja maka akan bagus untuk menurunkan kolesterol. Kalau rutin kita makan akan terjadi resistensi insulin, demikian juga dengan radikal bebas yang terus menerus,” katanya.
Menurutnya, glukomanan dapat memperbaiki kontrol glikemik bagi penderita diabetes. Penurunan kadar glikemik harus dibarengi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Glukomanan dalam tepung porang juga memiliki potensi terapeutik untuk gangguan resistensi insulin.
“Khasiat lainnya adalah dapat meningkatkan penyerapan zat gizi pada usus kecil sehingga sensitivitas insulin meningkat. Kandungan glikemik turun secara bertahap setelah mengonsumsi biskuit glukomanan secara rutin. Dampaknya, kadar gula darah lebih terkontrol,” imbuhnya.
Baca juga: Pakar UGM Bagikan 8 Kunci Menjaga Gula Darah Tetap Stabil bagi Penderita Diabetes
“Jadi kalau kita pecah antara glukosa dan manosa, sebetulnya adalah monosakarida yang menghasilkan kalori. Namun dalam bentuk (konfigurasi) D saja maka akan bagus untuk menurunkan kolesterol. Kalau rutin kita makan akan terjadi resistensi insulin, demikian juga dengan radikal bebas yang terus menerus,” katanya.
Menurutnya, glukomanan dapat memperbaiki kontrol glikemik bagi penderita diabetes. Penurunan kadar glikemik harus dibarengi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Glukomanan dalam tepung porang juga memiliki potensi terapeutik untuk gangguan resistensi insulin.
“Khasiat lainnya adalah dapat meningkatkan penyerapan zat gizi pada usus kecil sehingga sensitivitas insulin meningkat. Kandungan glikemik turun secara bertahap setelah mengonsumsi biskuit glukomanan secara rutin. Dampaknya, kadar gula darah lebih terkontrol,” imbuhnya.
Lihat Juga :