2 Mahasiswa UIN Jakarta Terpilih Jadi Delegasi Jalur Rempah di Borobudur
Senin, 08 November 2021 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Festival rempah di antaranya menampilkan berbagai kebudayaan, potensi kriya dan wastra, serta aneka rempah yang ada di seluruh provinsi Indonesia. Di ajang tersebut, perwakilan dari seluruh provinsi menyebut dirinya sebagai “Laskar Rempah”.
Baca juga: 20 Universitas Terbaik Asia versi QS Asia University Rankings 2022
“Rempah Indonesia cukup melimpah. Karena itu tak heran jika banyak diincar negara-negara asing, seperti Belanda yang pernah menjajah Indonesia. Motivasi Belanda menjajah di antaranya adalah untuk mengeruk rempah kita,” katanya.
Saka menambahkan, rempah di Indonesia merupakan penggerak utama perjalanan sejarah bangsa Eropa dan Asia serta menjadi penghubung antarmasyarakat di Indonesia dalam satu jalur. Ia berharap dengan diadakannya kegiatan Jalur Rempah di Indonesia, organisasi dunia di bidang pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan (Unesco) dapat mengakui “Jalur Rempah Indonesia” sebagai salah satu cagar budaya Indonesia dalam kategori jalur.
“Program Jalur Rempah ini seharusnya digelar dalam bentuk pelayaran yang menelusuri 13 titik perdagangan rempah di Indonesia pada Juli-September 2021 lalu. Namun, karena masa pandemi Covid-19, program akhirnya diselenggarakan di kawasan di Candi Borobudur,” kataya.
Baca juga: 20 Universitas Terbaik Asia versi QS Asia University Rankings 2022
“Rempah Indonesia cukup melimpah. Karena itu tak heran jika banyak diincar negara-negara asing, seperti Belanda yang pernah menjajah Indonesia. Motivasi Belanda menjajah di antaranya adalah untuk mengeruk rempah kita,” katanya.
Saka menambahkan, rempah di Indonesia merupakan penggerak utama perjalanan sejarah bangsa Eropa dan Asia serta menjadi penghubung antarmasyarakat di Indonesia dalam satu jalur. Ia berharap dengan diadakannya kegiatan Jalur Rempah di Indonesia, organisasi dunia di bidang pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan (Unesco) dapat mengakui “Jalur Rempah Indonesia” sebagai salah satu cagar budaya Indonesia dalam kategori jalur.
“Program Jalur Rempah ini seharusnya digelar dalam bentuk pelayaran yang menelusuri 13 titik perdagangan rempah di Indonesia pada Juli-September 2021 lalu. Namun, karena masa pandemi Covid-19, program akhirnya diselenggarakan di kawasan di Candi Borobudur,” kataya.
(mpw)
Lihat Juga :