Kemenag Pusatkan Final Olimpiade Agama, Sains dan Riset di Aceh
Rabu, 17 November 2021 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Suyitno mengatakan OASE merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR). Giat ini kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).
Baca juga: PWN PTK XV 2021 Pecahkan Rekor MURI-DUNIA dengan Pantun Moderasi Beragama Terbanyak
“Ini merupakan kali pertama yang menjadi program strategis bagi pembinaan generasi muda dan sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan inovatif. Sehingga menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi kehidupan yang komplek dan kompetitif,” katanya.
Suyitno menyampaikan, OASE bertujuan mengukur capaian pembelajaran dan kualitas mahasiswa PTKI sehingga diharapkan dapat melahirkan mahasiswa berprestasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
OASE I PTKI se-Indonesia 2021 mengusung Tema “Integrasi Agama-Sains Untuk Kebangsaan dan Kemanusiaan” (Religion-Science Integration for Nationality and Humanity).
Baca juga: PWN PTK XV 2021 Pecahkan Rekor MURI-DUNIA dengan Pantun Moderasi Beragama Terbanyak
“Ini merupakan kali pertama yang menjadi program strategis bagi pembinaan generasi muda dan sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan inovatif. Sehingga menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi kehidupan yang komplek dan kompetitif,” katanya.
Suyitno menyampaikan, OASE bertujuan mengukur capaian pembelajaran dan kualitas mahasiswa PTKI sehingga diharapkan dapat melahirkan mahasiswa berprestasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
OASE I PTKI se-Indonesia 2021 mengusung Tema “Integrasi Agama-Sains Untuk Kebangsaan dan Kemanusiaan” (Religion-Science Integration for Nationality and Humanity).
Lihat Juga :