Dukung Dunia Pendidikan, Migo x Indonesia Mengajar Berikan Pelatihan ke Pengajar

Rabu, 17 November 2021 - 22:48 WIB
loading...
Dukung Dunia Pendidikan,...
Migo berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar memberikan pelatihan pembelajaran campuran kepada para tenaga pengajar nasional. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Metode pembelajaran blended (pembelajaran tatap muka dan daring) tengah diterapkan oleh pemerintah guna mengatasi dampak learning loss selama pandemi Covid-19.

Untuk memaksimalkan metode pembelajaran baru ini, Migo - jaringan offline pertama di dunia yang mendistribusikan berbagai konten digital hiburan dan pendidikan - berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar dalam memberikan “Pelatihan Pembelajaran Campuran kepada Para Tenaga Pengajar Nasional”.

“Migo berkontribusi langsung dalam pemulihan dari learning loss yang terjadi saat ini. Melalui pelatihan ini, tenaga pengajar dapat mengimplementasikan pengajaran yang efektif melalui medium daring ataupun tatap muka,” ungkap Dan Connor, Direktur Utama Migo Indonesia.

Baca juga: Kemendikbudristek Bekali Guru dengan Kemampuan Komunikasi Publik

Migo dan Indonesia Mengajar menyadari bahwa dibutuhkan sebuah perangkat dan metode yang adaptif, kreatif dan fleksibel yang dapat diimplementasikan di masa pembelajaran campuran ini. Pada kesempatan ini, Patrick Samuel yang merupakan Learning and Development Consultant sekaligus narasumber utama mengutarakan jika ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh guru dalam memulai pembelajaran campuran.

“Para tenaga pendidik disarankan untuk membuat instruksi yang jelas dan lengkap, menyampaikan rencana harian pada saat kelas, mempelajari teknologi yang dibutuhkan, menggunakan koneksi yang dapat mengakomodir pembelajaran, buat aktivitas yang interaktif, dan bangun koneksi terhadap peserta didik,” ujar Patrick Samuel.

Baca juga: Kemendikbudristek Dorong Perguruan Tinggi Segera Kirim Usulan KIP Kuliah

Selain itu, dalam pelaksanaannya guru juga direkomendasikan untuk membedakan jenis pembelajaran saat tatap muka dan virtual. Pada jenis pembelajaran tatap muka merupakan waktu yang dapat digunakan untuk membentuk relasi antara guru dan teman sekelas, mengajarkan sebuah materi yang kompleks, dan mendalami hasil belajar siswa ketika belajar di rumah.

Melalui pembelajaran daring, selain memberikan penjelasan mengenai pelajaran, guru pun dapat mengajak siswa untuk membahas kembali materi yang diberikan, mendorong siswa untuk belajar mandiri melalui sebuah eksperimen atau riset, dan menganjurkan siswa untuk mengaplikasikan praktiknya.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Migo yang turut peduli dan mendukung langsung pengembangan kapasitas dan penyesuaian guru di situasi pandemi ini. Selain itu, kami sangat senang dengan inovasi yang Migo kembangkan untuk dapat membantu guru dan juga orang tua dalam proses pembangunan pendidikan bangsa,” ungkap Haiva Muzdalifa, Managing Director Indonesia Mengajar.

Migo Belajar - sebagai wadah konten pendidikan digital untuk mereka yang memiliki akses internet terbatas - terus berupaya membantu pembangunan pendidikan bangsa melalui konten digital dan kegiatan edukasi yang dapat diakses secara offline.

Dan Connor menambahkan, dengan keberadaan Migo Belajar diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik untuk memperluas wawasan anak didik, menjadi metode baru mengajar untuk tenaga pengajar, sekaligus dapat membantu pemerintah dalam membangun kualitas pendidikan nasional.

”Mengutip apa yang diucapkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makarim bahwa pendidikan merupakan salah satu indikator penting bagi negara bisa berkembang. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah sistem pembelajaran cepat dan efektif di masa pandemi ini, sehingga dapat membantu meningkatkan pembangunan kompetensi anak untuk masa depan bangsa,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
SKB CPNS Kemendikbudristek...
SKB CPNS Kemendikbudristek 2024, Cek Rangkaian Tes dan Bobot Penilaiannya
3 Inisitif Pemda dan...
3 Inisitif Pemda dan Sekolah untuk Mendukung Pendidikan Literasi Finansial
Bagaimana Nasib Program...
Bagaimana Nasib Program Merdeka Belajar Usai Nadiem Tak Jadi Mendikbudristek?
Politikus PKS Respons...
Politikus PKS Respons Positif Kemendikbudristek yang Bakal Dipecah Jadi 3
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Aktivis hingga Eks Pimpinan...
Aktivis hingga Eks Pimpinan KPK Serahkan Amicus Curiae Perkara Korupsi Chromebook
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved