Tingkatkan Mutu Jurnal, APJIKI Gelar Webinar Soal Kebijakan Baru Dikti 2021
Rabu, 01 Desember 2021 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Dr. Uwes Fatoni menyampaikan salah satu persiapan akreditas yang perlu dilakukan oleh tim pengelola jurnal adalah optimalisasi dalam tampilan dan proses bisnis OJS yang dimiliki seperti cover ojs, menu, deskripsi, tools yang ada hingga table of content yang ada.
“Bagian ojs ini penting disempurnakan oleh para pengelola jurnal demi menaikkan bobot penilaian dalam akreditasi," ujar Uwes di hadapan peserta workshop.
Sehingga, yang perlu dipersiapkan bagi pengelola jurnal yang akan melakukan akreditasi meliputi: memaksimalkan tampilan dan proses bisnis ojs, strategi peningkatan kualitas jurnal ilmu komunikasi, substansi bahasa, substansi referensi.
Pesan dari Uwes, jurnal ilmu komunikasi akan diarahkan untuk melakukan internasionalisasi.
Akreditasi Jurnal merupakan bentuk konsesi resmi atas jaminan mutu dari jurnal ilmiah, guna menilai kewajaran penyaringan suatu naskah, kelayakan dalam pengelolaan serta ketepatan terbitnya jurnal tersebut.
Ketua Panitia acara ini, yang juga Sekretaris Jendral APJIKI, Fizzy Andriani menyatakan, APJIKI akan terus memperkuat kerja sama di antara para anggota APJIKI yang saat ini berjumlah 180 penerbit jurnal ilmu komunikasi dari seluruh Indonesia.
Sementara itu Lestari Nurhajati, pimpinan redaksi Jurnal Communicare, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, merasa sangat terbantu dengan kegiatan seminar kali ini,
“Kami berkesempatan berdiskusi secara langsung dengan para ahli di bidang penerbitan jurnal, termasuk dengan pihak ARJUNA yang langsung di bawah kemenristekdikti, sehingga kami bisa terus meningkatkan mutu jurnal kami.” pungkasnya.
“Bagian ojs ini penting disempurnakan oleh para pengelola jurnal demi menaikkan bobot penilaian dalam akreditasi," ujar Uwes di hadapan peserta workshop.
Sehingga, yang perlu dipersiapkan bagi pengelola jurnal yang akan melakukan akreditasi meliputi: memaksimalkan tampilan dan proses bisnis ojs, strategi peningkatan kualitas jurnal ilmu komunikasi, substansi bahasa, substansi referensi.
Pesan dari Uwes, jurnal ilmu komunikasi akan diarahkan untuk melakukan internasionalisasi.
Akreditasi Jurnal merupakan bentuk konsesi resmi atas jaminan mutu dari jurnal ilmiah, guna menilai kewajaran penyaringan suatu naskah, kelayakan dalam pengelolaan serta ketepatan terbitnya jurnal tersebut.
Ketua Panitia acara ini, yang juga Sekretaris Jendral APJIKI, Fizzy Andriani menyatakan, APJIKI akan terus memperkuat kerja sama di antara para anggota APJIKI yang saat ini berjumlah 180 penerbit jurnal ilmu komunikasi dari seluruh Indonesia.
Sementara itu Lestari Nurhajati, pimpinan redaksi Jurnal Communicare, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, merasa sangat terbantu dengan kegiatan seminar kali ini,
“Kami berkesempatan berdiskusi secara langsung dengan para ahli di bidang penerbitan jurnal, termasuk dengan pihak ARJUNA yang langsung di bawah kemenristekdikti, sehingga kami bisa terus meningkatkan mutu jurnal kami.” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :