Jepang Tawarkan Beasiswa Teacher Training 2022, Tunjangan Rp17,7 Juta per Bulan

Jum'at, 24 Desember 2021 - 22:59 WIB
loading...
Jepang Tawarkan Beasiswa...
Jepang menawarkan program Beasiswa Teacher Training 2022 yang dirancang khusus bagi para guru. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang ( Monbukagakusho/MEXT ) menawarkan program Beasiswa Teacher Training 2022 yang dirancang khusus bagi para guru. Program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya masing-masing guru.

Penerima beasiswa yang lolos seleksi akan belajar di universitas-universitas di Jepang selama 1 tahun 6 bulan. Mereka akan mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar mengajar yang efektif, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru.

Baca juga: UIN Jakarta Luncurkan Beasiswa Professor Nabilah Lubis Scholarship untuk Studi Bahasa Arab

Melansir dari laman resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, para guru yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan selama 1 tahun 6 bulan dari September/Oktober 2022 hingga Maret 2024. Termasuk 6 bulan pertama belajar bahasa Jepang.

Berikut informasi seputar Beasiswa Teacher Training 2022 yang pendaftarannya masih dibuka hingga 13 Januari 2022:
Cek cara daftar dan syaratnya di sini

Fasilitas
1. Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya hingga program selesai
2. Tunjangan hidup sebesar kurang lebih Yen 143.000 atau sekitar Rp 17,7 juta per bulan
3. Tiket pesawat pergi pulang Indonesia-Jepang
4. Bebas biaya pembuatan visa pelajar
5. Tidak ada ikatan dinas

Baca juga: 5 Persiapan untuk Dapat Beasiswa S2 di Kampus Terbaik Luar Negeri

Persyaratan
1. Usia maksimal 34 tahun pada 1 April 2022 (lahir pada atau setelah 2 April 1987).
2. Lulusan minimal D4 atau S1.
3. Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB.
4. Pelamar memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2022 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
5. Semua bidang pendidikan ditawarkan kecuali, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Arab, Pendidikan Agama dan Perhotelan.
6. Sehat jasmani dan rohani (kondisi kesehatan fisik dan mental tidak akan mengganggu jalannya perkuliahan selama di Jepang)
7. Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Bagi yang belum bisa berbahasa Jepang, bersedia belajar bahasa Jepang.
8. Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kariernya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir. Apabila setelah kembali dari Jepang pelamar tidak mengaplikasikan pengalamannya sebagai guru, maka pelamar WAJIB mengembalikan seluruh tunjangan beasiswa yang telah diterima. 9. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini.

Prosedur pendaftaran
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar.
2. Pelamar melakukan registrasi online melalui tautan berikut: https://daftar.beasiswamext.com (Baca dan pahami persyaratan dan FAQ terlebih dahulu sebelum melakukan registrasi online. Kesalahan dalam pengisian registrasi online sepenuhnya tanggung jawab pelamar)
3. Pelamar akan menerima e-mail konfirmasi setelah registrasi online. Cetak e-mail tersebut dalam format potrait (ukuran A4) dan simpan “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam atau All E-mail.
4. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada bagian "Daftar Dokumen yang Diperlukan".
5. Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan, dimasukkan ke dalam 1 amplop (ukuran bebas asalkan memuat seluruh dokumen, jenis bebas). Silakan tulis kode “Teacher Training 2022” pada kanan atas amplop.

6. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke: Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Jepang Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350
7. Kedutaan Besar Jepang tidak menerima dokumen pendaftaran yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
8. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima sebelum deadline yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
9. Berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat 13 JANUARI 2022.

Jadwal seleksi
-Masa Pendaftaran: 20 Desember 2021 - 13 Januari 2022
-Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen: 28 Januari 2022
-Primary screening (Ujian Tulis dan Wawancara): Februari 2022(diberitahukan lebih lanjut hanya kepada kandidat yang lolos)
-Pengumuman Primary screening: Awal Maret 2022
-Secondary screening: Maret 2022
-Pengumuman Hasil Akhir dari MEXT: Juli 2022
-Berangkat ke Jepang: September/ Oktober 2022

Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. Kepastian pelaksanaan ujian tulis di tengah situasi pandemi Covid-19, akan diberitahukan kemudian kepada peserta yang lolos. peserta diminta mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan.

Untuk jadwal pasti, syarat hingga pendaftaran pelamar dapat melihat perkembangan langsung melalui laman resmi https://www.id.emb-japan.go.jp/sch_tt.html
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved