Miris, 993 Gedung Sekolah di Lebak Banten Rusak Berat dan 3 di Antaranya Roboh
Minggu, 02 Januari 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi mengaku anggaran pemerintah daerah terbatas untuk memperbaiki ratusan sekolah itu. "Gedung yang rusak berat itu terdiri atas SD sebanyak 775 unit dan SMP 218 unit," kata Wawan di Lebak, baru-baru ini.
Kebanyakan gedung sekolah rusak di bagian atap, retak bagian dinding, kayu sudah rapuh hingga tanahnya retak-retak nyaris longsor. "Kami menerima laporan Selasa (23/11) tercatat dua sekolah roboh dan melukai lima siswa, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Menurut dia, gedung SMPN 1 Cibebersudah lama tidak diperbaiki. Namun, dia tidak menyebut satu sekolah lagi yang roboh pada Selasa.
Wawan menyarankan pengelola dua sekolah itu tidak menggunakan ruang bangunan yang rusak untuk KBM. Dikhawatirkan bangunan itu roboh, terlebih saat ini dilanda cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang. Termasuk SMPN 1 Cibeber diharapkan tak digunakan karena bangunannya sudah lapuk dimakan usia.
"Kami menyayangkan ruangan laboratorium SMPN 1 Cibeber yang roboh dan melukai lima siswa digunakan ruangan kesenian, padahal sebelumnya sudah diperingatkan agar tidak dipakai KBM, karena bangunan atap sudah rapuh," jelasnya.
Kebanyakan gedung sekolah rusak di bagian atap, retak bagian dinding, kayu sudah rapuh hingga tanahnya retak-retak nyaris longsor. "Kami menerima laporan Selasa (23/11) tercatat dua sekolah roboh dan melukai lima siswa, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Menurut dia, gedung SMPN 1 Cibebersudah lama tidak diperbaiki. Namun, dia tidak menyebut satu sekolah lagi yang roboh pada Selasa.
Wawan menyarankan pengelola dua sekolah itu tidak menggunakan ruang bangunan yang rusak untuk KBM. Dikhawatirkan bangunan itu roboh, terlebih saat ini dilanda cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang. Termasuk SMPN 1 Cibeber diharapkan tak digunakan karena bangunannya sudah lapuk dimakan usia.
"Kami menyayangkan ruangan laboratorium SMPN 1 Cibeber yang roboh dan melukai lima siswa digunakan ruangan kesenian, padahal sebelumnya sudah diperingatkan agar tidak dipakai KBM, karena bangunan atap sudah rapuh," jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :