Indonesia Pimpin Sidang Pertemuan Regional Asia-Pasifik Menuju UNESCO Mondiacult 2022
Rabu, 12 Januari 2022 - 22:48 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, dalam empat dekade terakhir, tatanan global termasuk sektor kebudayaan telah berevolusi secara signifikan. Munculnya isu-isu baru yang menjadi pemecah hubungan antarnegara serta berbagai permasalahan global mendorong negara untuk mengadaptasi kebijakan sehingga dapat menjalankan perannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat global.
Sementara itu, pandemi Covid-19 telah menunjukkan adanya kerentanan bersama pada negara-negara ketika diharuskan menghadapi situasi darurat, dan pada saat bersamaan, tetap mempertahankan keberlangsungan sosial dan ekonomi negaranya.
Dalam konteks yang sama, gangguan yang dialami secara luas oleh sektor kebudayaan menunjukkan adanya kebutuhan yang mendesak akan adaptasi dalam sektor tersebut.
Untuk itu, Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO World Conference on Cultural Policies) Mondiacult 2022 kembali akan diselenggarakan oleh Pemerintah Meksiko pada tanggal 28 sampai 30 September 2022 dan akan dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay.
40 tahun setelah Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia (Mondiacult) pertama di Mexico City pada tahun 1982 dan 24 tahun setelah Konferensi UNESCO tentang Kebijakan Kebudayaan Dunia untuk Pembangunan (UNESCO World Conference on Cultural Policies for Development) di Stockholm, Swedia pada tahun 1998.
Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO World Conference on Cultural Policies) – Mondiacult 2022 ini akan membawa momentum baru dalam perkembangan dialog global terkait peran kebudayaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Sebelum Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia UNESCO Mondiacult 2022 digelar, UNESCO menyelenggarakan lima pertemuan regional yang rencananya akan diselenggarakan antara Desember 2021 dan Februari 2022. Untuk kawasan Asia-Pasifik, Indonesia memimpin proses koordinasi dan masukan dari Negara-negara di Asia-Pasifik, yang merupakan salah satu wilayah terluas dengan keberagaman terbanyak di dunia.
Sementara itu, pandemi Covid-19 telah menunjukkan adanya kerentanan bersama pada negara-negara ketika diharuskan menghadapi situasi darurat, dan pada saat bersamaan, tetap mempertahankan keberlangsungan sosial dan ekonomi negaranya.
Dalam konteks yang sama, gangguan yang dialami secara luas oleh sektor kebudayaan menunjukkan adanya kebutuhan yang mendesak akan adaptasi dalam sektor tersebut.
Untuk itu, Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO World Conference on Cultural Policies) Mondiacult 2022 kembali akan diselenggarakan oleh Pemerintah Meksiko pada tanggal 28 sampai 30 September 2022 dan akan dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay.
40 tahun setelah Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia (Mondiacult) pertama di Mexico City pada tahun 1982 dan 24 tahun setelah Konferensi UNESCO tentang Kebijakan Kebudayaan Dunia untuk Pembangunan (UNESCO World Conference on Cultural Policies for Development) di Stockholm, Swedia pada tahun 1998.
Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO World Conference on Cultural Policies) – Mondiacult 2022 ini akan membawa momentum baru dalam perkembangan dialog global terkait peran kebudayaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Sebelum Konferensi Kebijakan Kebudayaan Dunia UNESCO Mondiacult 2022 digelar, UNESCO menyelenggarakan lima pertemuan regional yang rencananya akan diselenggarakan antara Desember 2021 dan Februari 2022. Untuk kawasan Asia-Pasifik, Indonesia memimpin proses koordinasi dan masukan dari Negara-negara di Asia-Pasifik, yang merupakan salah satu wilayah terluas dengan keberagaman terbanyak di dunia.
Lihat Juga :