Berkarya di Masa Pandemi, Mahasiswa LSPR Kembali Gelar PAC Festival dan Teater
Selasa, 01 Februari 2022 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Capaian dalam pembelajaran pada wilayah ini adalah melalui berbagai kegiatan akademik dengan pendekatan Student Centered Learning, yaitu memfokuskan para Dosen dalam mendorong mahasiswa memahami keilmuan pada tataran pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
“Melalui model Project Based Learning, mahasiswa dilibatkan dalam merancang dan mengimplementasikan teori dan konsep yang telah dipelajari di dalam kelas. Theatre Festival ini menjadi salah satu project sebagai hasil karya dan kreativitas mahasiswa yang patut kita hargai. Kegiatan ini adalah upaya mereka dalam mengemas komunikasi melalui kegiatan pertunjukan dengan sentuhan seni dalam menyampaikan pesan kepada target audiens mereka,” ujarnya.
Dr. Yessy Gusman seorang artis senior yang juga menjadi salah satu pengajar di LSPR mengatakan, LSPR Theatre Festival yang diadakan setiap tahun merupakan sarana yang luar biasa bagi mahasiswa dalam belajar bagaimana mengkomunikasikan pikiran dan perasaan mereka melalui kerja sama sebagai satu tim dalam menyampaikan suatu pesan melalui sebuah karya seni.
"Hasilnya adalah pertunjukan teater yang indah melibatkan acting, tarian dan musik yang di ciptakan dengan sepenuh hati dan jiwa mereka dengan membawa pemahaman universal,” ujarnya.
Tak hanya itu, salah satu mahasiswa Batch 25 yang merupakan kontestan Indonesian Idol 2021, Karen mengatakan dalam kegiatan Theatre Festival ini yang dirasakan pasti challenging karena belum pernah acting sambil nyanyi dan dance sekaligus.
"However, singing, acting is my passion and i love dancing as well jadi sama sekali tidak menjadi beban. Senang juga kalo dapet masukan dari Dosen ataupun Asisten Dosen, karena I can improve. It's exhausting but fun! I'm really grateful to have the opportunity to become the main cast. Di rangkaian The 27th LSPR Theatre Festival ini saya mendapatkan pengalaman baru, pengetahuan, mengembangkan bakat, dan tentunya bisa lebih percaya diri,” Ujarnya.
Pada festival ini setiap kelas yang tergabung dalam The 27th LSPR Theatre Festival akan berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan penilaian dewan juri selama festival ini berlangsung pada Awarding Ceremony yang dilaksanakan pada 4 Maret 2022. Dewan juri yang bertugas selama 22 hari pertunjukan adalah putra almarhum Budayawan Arswendo Atmowiloto, Soni Wibisono, Pendiri Teater Keliling Rudolf Puspa, serta Sutradara dan Pendiri Sanggar Ananda Aditya Gumay.
“Melalui model Project Based Learning, mahasiswa dilibatkan dalam merancang dan mengimplementasikan teori dan konsep yang telah dipelajari di dalam kelas. Theatre Festival ini menjadi salah satu project sebagai hasil karya dan kreativitas mahasiswa yang patut kita hargai. Kegiatan ini adalah upaya mereka dalam mengemas komunikasi melalui kegiatan pertunjukan dengan sentuhan seni dalam menyampaikan pesan kepada target audiens mereka,” ujarnya.
Dr. Yessy Gusman seorang artis senior yang juga menjadi salah satu pengajar di LSPR mengatakan, LSPR Theatre Festival yang diadakan setiap tahun merupakan sarana yang luar biasa bagi mahasiswa dalam belajar bagaimana mengkomunikasikan pikiran dan perasaan mereka melalui kerja sama sebagai satu tim dalam menyampaikan suatu pesan melalui sebuah karya seni.
"Hasilnya adalah pertunjukan teater yang indah melibatkan acting, tarian dan musik yang di ciptakan dengan sepenuh hati dan jiwa mereka dengan membawa pemahaman universal,” ujarnya.
Tak hanya itu, salah satu mahasiswa Batch 25 yang merupakan kontestan Indonesian Idol 2021, Karen mengatakan dalam kegiatan Theatre Festival ini yang dirasakan pasti challenging karena belum pernah acting sambil nyanyi dan dance sekaligus.
"However, singing, acting is my passion and i love dancing as well jadi sama sekali tidak menjadi beban. Senang juga kalo dapet masukan dari Dosen ataupun Asisten Dosen, karena I can improve. It's exhausting but fun! I'm really grateful to have the opportunity to become the main cast. Di rangkaian The 27th LSPR Theatre Festival ini saya mendapatkan pengalaman baru, pengetahuan, mengembangkan bakat, dan tentunya bisa lebih percaya diri,” Ujarnya.
Pada festival ini setiap kelas yang tergabung dalam The 27th LSPR Theatre Festival akan berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan penilaian dewan juri selama festival ini berlangsung pada Awarding Ceremony yang dilaksanakan pada 4 Maret 2022. Dewan juri yang bertugas selama 22 hari pertunjukan adalah putra almarhum Budayawan Arswendo Atmowiloto, Soni Wibisono, Pendiri Teater Keliling Rudolf Puspa, serta Sutradara dan Pendiri Sanggar Ananda Aditya Gumay.
(mpw)
Lihat Juga :