Evaluasi PTM 100%, KPAI Minta Pemerintah Belajar dari Gelombang Kedua
Sabtu, 05 Februari 2022 - 06:10 WIB
loading...
Sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di sekolahnya. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dievaluasi. KPAI pun meminta pemerintah untuk belajar dari gelombang kedua Covid-19 yang telah banyak memakan korban jiwa.
“KPAI mendukung pernyataan Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kebijakan PTM 100% demi melindungi peserta didik dan pendidik," ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat (4/2/2022).
Baca juga: Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
Dia menuturkan, pernyataan Presiden menunjukkan keseriusannya melindungi anak-anak Indonesia. Adanya temuan kasus dari warga sekolah usai PTM digelar 100% membuat Presiden meminta PTM dievaluasi khususnya di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
KPAI juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang segera mengevaluasi kebijakan PTM 100% setelah terjadi perkembangan kasus Omicron. Seperti pembatasan PTM menjadi 25% di Banten, Tangerang yang memutuskan menghentikan PTM bagi siswa Paud dan SMP dan juga Bogor yang memutuskan menghentikan PTM.
“KPAI mendukung pernyataan Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kebijakan PTM 100% demi melindungi peserta didik dan pendidik," ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat (4/2/2022).
Baca juga: Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
Dia menuturkan, pernyataan Presiden menunjukkan keseriusannya melindungi anak-anak Indonesia. Adanya temuan kasus dari warga sekolah usai PTM digelar 100% membuat Presiden meminta PTM dievaluasi khususnya di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
KPAI juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang segera mengevaluasi kebijakan PTM 100% setelah terjadi perkembangan kasus Omicron. Seperti pembatasan PTM menjadi 25% di Banten, Tangerang yang memutuskan menghentikan PTM bagi siswa Paud dan SMP dan juga Bogor yang memutuskan menghentikan PTM.
Lihat Juga :