Ciptakan Dunia Kerja, 35 SMK di Jabar Diproyeksikan Jadi Badan Usaha Daerah
Selasa, 08 Februari 2022 - 08:56 WIB
loading...
Pemprov Jabar memproyeksikan 35 SMK di Jabar menyandang status BLUD dalam upaya mendongkrak pemulihan ekonomi. Foto/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
JAKARTA - Puluhan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) di Jawa Barat diproyeksikan menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) dalam upaya mendongkrak pemulihan ekonomi.
Kepala Dinas Pendidikan ( Disdik ) Jabar, Dedi Supandi menyebutkan, total sebanyak 35 SMK di Jabar diproyeksikan menyandang status BLUD. Status tersebut, kata Dedi, diharapkan dapat meningkatkan potensi dan keterserapan lulusan SMK dalam dunia kerja.
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Simak 7 Jenis Tes yang Wajib Dilewati
Dedi mengatakan, proses menjadikan sejumlah SMK menjadi BLUD ini telah diupayakan sejak 2021 lalu. Ada pun bidang keahlian SMK BLUD tersebut, yakni agribisnis dan agroteknologi, bisnis dan manajemen, kesehatan dan pekerjaan sosial, pariwisata, seni dan industri kreatif, teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi.
Sedangkan produk unggulannya, lanjut Dedi, di antaranya sari buah lemon, layanan SmeaMart, sosis ikan, edotel, jasa photography, pemeliharaan kendaraan, dan content creator multimedia.
"Sebanyak 35 SMK yang diusulkan berstatus BLUD ini terpilih karena memiliki potensi dan kesiapan dimana terpilihnya itu berdasarkan proporsi bidang keahlian serta keterwakilan cabang dinas wilayah," terang Dedi, Senin (7/2/2022).
Kepala Dinas Pendidikan ( Disdik ) Jabar, Dedi Supandi menyebutkan, total sebanyak 35 SMK di Jabar diproyeksikan menyandang status BLUD. Status tersebut, kata Dedi, diharapkan dapat meningkatkan potensi dan keterserapan lulusan SMK dalam dunia kerja.
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Simak 7 Jenis Tes yang Wajib Dilewati
Dedi mengatakan, proses menjadikan sejumlah SMK menjadi BLUD ini telah diupayakan sejak 2021 lalu. Ada pun bidang keahlian SMK BLUD tersebut, yakni agribisnis dan agroteknologi, bisnis dan manajemen, kesehatan dan pekerjaan sosial, pariwisata, seni dan industri kreatif, teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi.
Sedangkan produk unggulannya, lanjut Dedi, di antaranya sari buah lemon, layanan SmeaMart, sosis ikan, edotel, jasa photography, pemeliharaan kendaraan, dan content creator multimedia.
"Sebanyak 35 SMK yang diusulkan berstatus BLUD ini terpilih karena memiliki potensi dan kesiapan dimana terpilihnya itu berdasarkan proporsi bidang keahlian serta keterwakilan cabang dinas wilayah," terang Dedi, Senin (7/2/2022).
Lihat Juga :