Menahan Tangis di Depan Anggota DPR, Guru: Jangan Jadikan Kami Mainan
Kamis, 10 Februari 2022 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rapat dengan Nadiem, Sylviana Murni: Mas Menteri, Tolong Ini Diperhatikan
“Insyaallah saya tidak akan menangis di Komisi X. Tolong sekali lagi jangan jadikan kami seperti permainan, karena dari pusat mengajukan ke daerah sebanyak-banyaknya tetapi keuangannya tidak sesuai dengan formasi yang diajukan atau dituliskan oleh Kemenkeu,” ujarnya memohon dengan suara yang parau.
Senada, Ketua Umum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade (FGHNLPSI), Heti Kustrianingsih menjelaskan bahwa seleksi P3K 2021 sangat berpengaruh pada teman-teman kalangan guru, khususnya guru honorer swasta dan juga negeri. Tapi, dia mempertanyakan bahwa formasi yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dari 1 juta guru hanya 506.262 formasi yang baru diajukan pemda di seluruh Indonesia.
“Dari jumlah ini hanya ada 388.313 pelamar di mana di tahap satu dan dua yang sudah lulus mendapatkan formasi baru 293.484 orang. Dan kami ada di yang sudah lulus passing grade tapi belum mendapatkan formasi, jumlahnya 193.000 orang. Kita dari formasi yang sekarang tersedia, ada 117.939 formasi,” kata Heti di kesempatan sama.
“Kami memohon khususnya bapak Tjahjo Kumolo sebagai MenPAN RB memberikan kebijakan kepada kami yang sudah lulus passing grade diberikan payung hukum agar kami mendapatkan formasi baik di sekolah induk maupun di formasi yang tersedia,” sambungnya.
Namun demikian, Heti mengaku bangga dengan seleksi P3K hari ini yang sangat transparan dan kecurangannya sangat minim jika melihat dari sistem yang ada. Karena hasil seleksi ini bisa dilihat langsung setelah berjam-jam lamanya mengerjakan soal. Afirmasi pun diberikan kepada para guru honorer.
“Insyaallah saya tidak akan menangis di Komisi X. Tolong sekali lagi jangan jadikan kami seperti permainan, karena dari pusat mengajukan ke daerah sebanyak-banyaknya tetapi keuangannya tidak sesuai dengan formasi yang diajukan atau dituliskan oleh Kemenkeu,” ujarnya memohon dengan suara yang parau.
Senada, Ketua Umum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade (FGHNLPSI), Heti Kustrianingsih menjelaskan bahwa seleksi P3K 2021 sangat berpengaruh pada teman-teman kalangan guru, khususnya guru honorer swasta dan juga negeri. Tapi, dia mempertanyakan bahwa formasi yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dari 1 juta guru hanya 506.262 formasi yang baru diajukan pemda di seluruh Indonesia.
“Dari jumlah ini hanya ada 388.313 pelamar di mana di tahap satu dan dua yang sudah lulus mendapatkan formasi baru 293.484 orang. Dan kami ada di yang sudah lulus passing grade tapi belum mendapatkan formasi, jumlahnya 193.000 orang. Kita dari formasi yang sekarang tersedia, ada 117.939 formasi,” kata Heti di kesempatan sama.
“Kami memohon khususnya bapak Tjahjo Kumolo sebagai MenPAN RB memberikan kebijakan kepada kami yang sudah lulus passing grade diberikan payung hukum agar kami mendapatkan formasi baik di sekolah induk maupun di formasi yang tersedia,” sambungnya.
Namun demikian, Heti mengaku bangga dengan seleksi P3K hari ini yang sangat transparan dan kecurangannya sangat minim jika melihat dari sistem yang ada. Karena hasil seleksi ini bisa dilihat langsung setelah berjam-jam lamanya mengerjakan soal. Afirmasi pun diberikan kepada para guru honorer.
Lihat Juga :