Mahasiswa UI Raih 2 Penghargaan pada Ajang Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional
Jum'at, 11 Februari 2022 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya, tim menemukan bahwa mesin dari Eropa biaya remanufakturnya cukup murah, meskipun umur mesinnya tua. Ini mengindikasikan adanya program maintenance atau extended life di Eropa. “Berdasarkan data-data ini, strategi yang kami sarankan untuk PT XYZ adalah perusahaan membuat program maintenance atau extended life di wilayah lain agar wilayah tersebut mampu melakukan hal serupa. Sehingga, ke depannya barang bekas yang menjadi bahan remanufaktur PT XYZ tetap terjaga kualitasnya dan biayanya remanufakturnya tidak mahal,” kata Andreas, ketua tim SQEos terkait strategi yang disarankan.
Baca juga: Calon Mahasiswa, Begini Cara Daftar SNMPTN 2022 di Laman LTMPT
Pada kompetisi yang sama, Tim Bikun yang terdiri dari Atariki Naufal, Nesia Dwiasta, dan Yasmin Eka Putri berhasil meraih juara kedua dengan strategi “Sustainable Manufacturing di PT XYZ.” Tim Bikun melakukan analisis perbedaan rerata SMR pada beberapa kategori SDR dan hubungan antara kategori SDR dengan wilayah dengan menggunakan metode Welch's Test.
“Kami juga mencari hubungan kerusakan antar bagian dengan kategori SDR dengan menggunakan teknik data mining, yaitu Multinomial Logistic Regression dan Apriori Association. Dari hasil analisis kami, kami menyarankan PT XYZ untuk berfokus pada kualitas dari beberapa part melalui program yang berfokus dalam sustainable manufacturing di beberapa region yang memiliki kategori SDR terbanyak, yaitu di Filipina dan Eropa. Pada tujuan dari analisis, berdasarkan analisis ini kami dapat membuat strategi untuk menghemat proses remanufaktur milik PT XYZ,” kata Atariki Naufal, ketua tim Bikun, di ajang yang dilaksanakan pada 10 November 2021-2 Februari 2022 lalu.
Atas prestasi mahasiswa tersebut, dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU mengatakan, “FTUI selalu mendukung para mahasiswa kami untuk berkompetisi baik di dalam maupun di luar negeri. Kompetisi-kompetisi ini akan mengasah dan memacu semangat berinovasi para mahasiswa, sehingga dapat menghasilkan solusi-solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Calon Mahasiswa, Begini Cara Daftar SNMPTN 2022 di Laman LTMPT
Pada kompetisi yang sama, Tim Bikun yang terdiri dari Atariki Naufal, Nesia Dwiasta, dan Yasmin Eka Putri berhasil meraih juara kedua dengan strategi “Sustainable Manufacturing di PT XYZ.” Tim Bikun melakukan analisis perbedaan rerata SMR pada beberapa kategori SDR dan hubungan antara kategori SDR dengan wilayah dengan menggunakan metode Welch's Test.
“Kami juga mencari hubungan kerusakan antar bagian dengan kategori SDR dengan menggunakan teknik data mining, yaitu Multinomial Logistic Regression dan Apriori Association. Dari hasil analisis kami, kami menyarankan PT XYZ untuk berfokus pada kualitas dari beberapa part melalui program yang berfokus dalam sustainable manufacturing di beberapa region yang memiliki kategori SDR terbanyak, yaitu di Filipina dan Eropa. Pada tujuan dari analisis, berdasarkan analisis ini kami dapat membuat strategi untuk menghemat proses remanufaktur milik PT XYZ,” kata Atariki Naufal, ketua tim Bikun, di ajang yang dilaksanakan pada 10 November 2021-2 Februari 2022 lalu.
Atas prestasi mahasiswa tersebut, dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU mengatakan, “FTUI selalu mendukung para mahasiswa kami untuk berkompetisi baik di dalam maupun di luar negeri. Kompetisi-kompetisi ini akan mengasah dan memacu semangat berinovasi para mahasiswa, sehingga dapat menghasilkan solusi-solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
(mpw)
Lihat Juga :