Tips Tentukan Ide dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dari Mahasiswa Unair

Sabtu, 12 Maret 2022 - 09:43 WIB
loading...
Tips Tentukan Ide dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dari Mahasiswa Unair
Tips pembuatan karya tulis ilmiah. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjadi mahasiswa tentu berkaitan erat dengan karya tulis ilmiah. Salah satu mahasiswa Universitas Airlangga ( Unair ) Moch. Aqilah H memberikan tips dan informasi penting mengenai penulisan karya tulis ilmiah ini.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi ini mengulas langkah-langkah pembuatan karya tulis ilmiah serta strategi penyusunan judul dengan menggunakan piramida terbalik pada Research Class yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran beberapa waktu lalu.

Berdasarkan penjelasannya, Aqil juga memberi contoh perbedaan antara tema dengan topik dari beberapa perlombaan yang kerap ia jumpai. “Jadi, topik ini adalah pengerucutan dari tema. Contoh, temanya lingkungan, berarti topiknya dikerucutkan menjadi pelestarian flora kawasan,” katanya dikutip dari laman resmi Unair, Sabtu (12/3/2022).

Baca: UI Sediakan 17.723 Kursi untuk Mahasiswa Baru Jenjang D3 Sampai S3

Peraih Best Poster LKTI bidang Kimia (REACTION) tingkat Nasional 2021 itu menambahkan ada kriteria penentuan topik yang tepat. “Dalam menentukan suatu topik, teman-teman memiliki empat dasar utama, yang pertama adalah sesuai dengan keilmuannya, lalu problematika harus dapat diselesaikan, mengandung pengetahuan dasar, serta memperhatikan proses pengumpulan data dan bermanfaat,” tuturnya.

Selanjutnya, menurut Aqil, salah satu hal krusial dalam pembuatan karya tulis ilmiah adalah menyusun judul. Ia menegaskan agar judul tidak ditulis lebih dari 20 kata. “Ini aku beri tips ya teman-teman, dalam membuat judul, usahakan tolong jangan lebih dari 20 kata,” ujarnya.

Berangkat dari judul, Aqil menguraikan langkah-langkah lebih lanjut dalam penyusunan BAB I pada karya tulis ilmiah. “Ibaratnya, ketika kita ingin masuk rumah, Bab I adalah pintunya. Bab I meliputi empat bagian utama, yaitu latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian,” paparnya.

Baca juga: Dear Mahasiswa, Ini 5 Tips agar Skripsi di Tengah Pandemi Tetap Lancar

Dalam pembuatan latar belakang, sambungnya, diusahakan untuk dibuat menarik, sekreatif mungkin sehingga pembaca tertarik. Menurut Aqil, rumusan masalah dan tujuan penelitian adalah rangkaian yang respirokal (timbal balik, -red). Sementara itu, manfaat penelitian dibagi menjadi dua, yakni manfaat secara teoritis dan praktis.

“Teoritis itu lebih ke bagaimana penelitian tersebut memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, praktis itu lebih ke arah kontribusi implementasi ide kita bagi penyelesaian permasalahan,” terangnya.

Pada penutup, pemenang juara 3 LKTI bidang Fisika (MAFIADIPA) tingkat Nasional 2021 itu, memberi beberapa wejangan untuk peserta dalam mengikuti lomba karya tulis ilmiah nasional (LKTIN).

“Yang pertama, the one and only, selalu berdoa kepada Tuhan dan meminta doa orang tua, lalu tidak takut gagal dan terus mencoba, tidak mudah puas dengan satu pencapaian, serta teliti, inovatif, dan kolaboratif,” tutupnya.
(nz)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1490 seconds (10.55#12.26)