Institut STIAMI Gelar Wisuda Drive Thru di Cibubur, Ini Harapan Rektor
Rabu, 23 Maret 2022 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 74 Pusat UTBK SBMPTN 2022, Pilih Lokasi Ujian Terdekat
“Ini adalah suatu konsep yang menerapkan prinsip-prinsip dasar Good Governance seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan keadilan yang perlu diterapkan oleh setiap perguruan tinggi untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas,” kata Wahyuddin.
Ketua LLDIKTI Wilayah III Paristiyanti Nurwardani mengapresiasi segala pencapaian yang diperoleh Institut STIAMI. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di wilayah III, Institut STIAMI telah memberikan kepeloporan yang luar biasa bagi dalam bidang akademik maupun non akademik bagi perguruan tinggi swasta lain khususnya di wilayah III.
Paris mengingatkan bahwa selama masa kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makariem, pemerintah telah mencanangkan transformasi pendidikan tinggi melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu program unggulannya adalah perguruan tinggi dan dosen wajib memberikan fasilitasi kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi dan di luar perguruan tinggi antara 1 hingga 3 semester.
“Ternyata Institut STIAMI mampu menghasilkan 16 mahasiswanya untuk ikut dalam program Magang Bersertifikat dan Studi Independen Bersertifikat,” jelas Paris.
Diakui Paris untuk bisa lolos dan program Magang Bersertifikat dan Studi Independen Bersertifikat bukanlah masalah gampang. Karena program yang digagas Menteri Nadiem tersebut hanya menyediakan 8.000 kuota yang diperebutkan oleh 8,7 juta mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Ini adalah suatu konsep yang menerapkan prinsip-prinsip dasar Good Governance seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan keadilan yang perlu diterapkan oleh setiap perguruan tinggi untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas,” kata Wahyuddin.
Ketua LLDIKTI Wilayah III Paristiyanti Nurwardani mengapresiasi segala pencapaian yang diperoleh Institut STIAMI. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di wilayah III, Institut STIAMI telah memberikan kepeloporan yang luar biasa bagi dalam bidang akademik maupun non akademik bagi perguruan tinggi swasta lain khususnya di wilayah III.
Paris mengingatkan bahwa selama masa kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makariem, pemerintah telah mencanangkan transformasi pendidikan tinggi melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu program unggulannya adalah perguruan tinggi dan dosen wajib memberikan fasilitasi kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi dan di luar perguruan tinggi antara 1 hingga 3 semester.
“Ternyata Institut STIAMI mampu menghasilkan 16 mahasiswanya untuk ikut dalam program Magang Bersertifikat dan Studi Independen Bersertifikat,” jelas Paris.
Diakui Paris untuk bisa lolos dan program Magang Bersertifikat dan Studi Independen Bersertifikat bukanlah masalah gampang. Karena program yang digagas Menteri Nadiem tersebut hanya menyediakan 8.000 kuota yang diperebutkan oleh 8,7 juta mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Lihat Juga :