Mahasiswa Universitas Indonesia Raih Juara Umum EUREKA ITB 2022
Jum'at, 01 April 2022 - 18:26 WIB
loading...
Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) membawa pulang gelar juara umum dalam EUREKA ITB 2022. Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia ( FMIPA UI ) membawa pulang gelar juara umum dalam EUREKA ITB 2022. Hal tersebut diumumkan secara daring pada 27 Maret 2022 usai kegiatan EUREKA Series 3.
Gelar juara umum diperoleh setelah FMIPA UI unggul atas tuan rumah melalui perolehan 3 gelar juara, yakni Juara 1 oleh Ahmad Arsy, disusul M. 'Anin Nabail 'Azhiim sebagai juara 2, dan Faris Ramadhantyo Darmawan pada peringkat 5. Dua kontingen lainnya, yaitu M. Fauzan Syahbana, dan Jovan Alfian Djaja berhasil mencapai tahap semifinal.
Baca juga: Keren, UGM Kini Punya Layanan Bus Listrik
Langkah manis ketiganya tak lepas dari bimbingan M. Aziz Majidi, Ph.D., yang dibantu oleh Dr. Adam Badra Cahaya, yang merupakan dosen FMIPA UI dengan kepakaran Fisika Teoretik Materi Terkondensasi. Di bawah arahan dosen pembimbing, kontingen mahasiswa FMIPA UI berlatih dan mempersiapkan dengan baik untuk dapat menyelesaikan permasalahan fisika yang menantang logika dan menguji kerunutan pola pikir.
“Hal ini penting, karena pada babak final, peserta ditantang untuk mengerjakan soal open problem, melakukan studi kasus, untuk membuktikan kemampuannya dalam mengaplikasikan ilmu fisika pada kehidupan,” kata Dr. Aziz.
Soal open problem pada final tersebut juga diakui Arsy memang menjadi tantangan paling sulit. Menurutnya, untuk open problem, tiap individu peserta dituntut mengeksplorasi kemampuan berpikir kritis guna menghasilkan gagasan baru sebagai solusi dalam pemecahan suatu masalah.
Baca juga: Calon Mahasiswa, IPB Bersiap Buka Fakultas Kedokteran
Gelar juara umum diperoleh setelah FMIPA UI unggul atas tuan rumah melalui perolehan 3 gelar juara, yakni Juara 1 oleh Ahmad Arsy, disusul M. 'Anin Nabail 'Azhiim sebagai juara 2, dan Faris Ramadhantyo Darmawan pada peringkat 5. Dua kontingen lainnya, yaitu M. Fauzan Syahbana, dan Jovan Alfian Djaja berhasil mencapai tahap semifinal.
Baca juga: Keren, UGM Kini Punya Layanan Bus Listrik
Langkah manis ketiganya tak lepas dari bimbingan M. Aziz Majidi, Ph.D., yang dibantu oleh Dr. Adam Badra Cahaya, yang merupakan dosen FMIPA UI dengan kepakaran Fisika Teoretik Materi Terkondensasi. Di bawah arahan dosen pembimbing, kontingen mahasiswa FMIPA UI berlatih dan mempersiapkan dengan baik untuk dapat menyelesaikan permasalahan fisika yang menantang logika dan menguji kerunutan pola pikir.
“Hal ini penting, karena pada babak final, peserta ditantang untuk mengerjakan soal open problem, melakukan studi kasus, untuk membuktikan kemampuannya dalam mengaplikasikan ilmu fisika pada kehidupan,” kata Dr. Aziz.
Soal open problem pada final tersebut juga diakui Arsy memang menjadi tantangan paling sulit. Menurutnya, untuk open problem, tiap individu peserta dituntut mengeksplorasi kemampuan berpikir kritis guna menghasilkan gagasan baru sebagai solusi dalam pemecahan suatu masalah.
Baca juga: Calon Mahasiswa, IPB Bersiap Buka Fakultas Kedokteran
Lihat Juga :