KBRI Tokyo-PP Muhammadiyah Kolaborasi Pengembangan SDM dan Inovasi Pendidikan
Senin, 04 April 2022 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penandatanganan itu, Dubes Heri di dampingi Atase Pendidikan Yusli Wardiatno dan Atase Kehutanan Zahrul Muttaqin. Turut hadir secara virtual Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo serta perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Baca juga: IPB Bersiap Buka Fakultas Kedokteran, Rektor Ungkap Alasan dan Keunggulannya
"MoU dengan PP Muhammadiyah dilatarbelakangi program nasional Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar ke universitas lain baik di dalam atau di luar negeri selama dua semester ditambah satu semester untuk kerja praktik melalui Program IISMA Kemendikbudristek," tambah Dubes Heri.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang didampingi oleh sejumlah pengurus PP Muhammadiyah mengatakan kegiatan bersama KBRI Tokyo merupakan kali ketiga. Ia berharap nota kesepahaman yang ditandatangani dapat menjadi tonggak kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Di tahap ketiga ini kita melangkah lebih maju lagi dengan penandatanganan MoU untuk program pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, dan inovasi pendidikan. Termasuk pengembangan program digital lewat lembaga pendidikan yang kita punya sekarang ini termasuk di dalamnya Universitas Siber Muhammadiyah serta berbagai program lain,” demikian disampaikan Haedar Nashir.
Baca juga: IPB Bersiap Buka Fakultas Kedokteran, Rektor Ungkap Alasan dan Keunggulannya
"MoU dengan PP Muhammadiyah dilatarbelakangi program nasional Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar ke universitas lain baik di dalam atau di luar negeri selama dua semester ditambah satu semester untuk kerja praktik melalui Program IISMA Kemendikbudristek," tambah Dubes Heri.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang didampingi oleh sejumlah pengurus PP Muhammadiyah mengatakan kegiatan bersama KBRI Tokyo merupakan kali ketiga. Ia berharap nota kesepahaman yang ditandatangani dapat menjadi tonggak kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Di tahap ketiga ini kita melangkah lebih maju lagi dengan penandatanganan MoU untuk program pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, dan inovasi pendidikan. Termasuk pengembangan program digital lewat lembaga pendidikan yang kita punya sekarang ini termasuk di dalamnya Universitas Siber Muhammadiyah serta berbagai program lain,” demikian disampaikan Haedar Nashir.
Lihat Juga :