Pertama di Jabar, SMAN 6 Depok Diresmikan Jadi Sekolah Antikorupsi
Rabu, 01 Juni 2022 - 15:26 WIB
loading...
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Depok diresmikan menjadi sekolah antikorupsi. Foto/Dok/R Ratna Purnama
A
A
A
JAKARTA - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Depok diresmikan menjadi sekolah antikorupsi . Di sekolah tersebut akan ditanamkan nilai-nilai antikorupsi dan pendidikan sadar uang.
Peresmian dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep N. Mulyana bersama Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita, Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Barat Dedi Supandi. Pencanangan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan korupsi.
Baca juga: Keren, MTsN 1 Pati Raih 19 Medali International Youth Science Olympiad
Harapan ditanamkannya pendidikan antikorupsi di sekolah agar membentuk karakter siswa. Terutama untuk membangun dan meningkatkan kepedulian warga negara terhadap bahaya dan akibat dari tindakan korupsi.
Persemian Sekolah Antikorupsi di Depok ini adalah hal yang pertama dan menjadi kota pertama di Jawa Barat.
“Pertimbangannya karena Depok bersentuhan dengan Ibu kota Jakarta, kemudian kami juga memilih Depok karena laporan Kejaksaan penting juga untuk menghadirkan ini di pendidikan tingkat atas,” kata Kepala Kejati Jabar, Asep N. Mulyana, di SMAN 6 Depok, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Luar Biasa! Celyn, Siswa SD di Sragen Ini Raih 700 Piala dan Jadi Guru Sekolah
Peresmian dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep N. Mulyana bersama Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita, Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Barat Dedi Supandi. Pencanangan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan korupsi.
Baca juga: Keren, MTsN 1 Pati Raih 19 Medali International Youth Science Olympiad
Harapan ditanamkannya pendidikan antikorupsi di sekolah agar membentuk karakter siswa. Terutama untuk membangun dan meningkatkan kepedulian warga negara terhadap bahaya dan akibat dari tindakan korupsi.
Persemian Sekolah Antikorupsi di Depok ini adalah hal yang pertama dan menjadi kota pertama di Jawa Barat.
“Pertimbangannya karena Depok bersentuhan dengan Ibu kota Jakarta, kemudian kami juga memilih Depok karena laporan Kejaksaan penting juga untuk menghadirkan ini di pendidikan tingkat atas,” kata Kepala Kejati Jabar, Asep N. Mulyana, di SMAN 6 Depok, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Luar Biasa! Celyn, Siswa SD di Sragen Ini Raih 700 Piala dan Jadi Guru Sekolah
Lihat Juga :