Bahlil Soroti Kampus yang Hanya Luluskan Karyawan tapi Minim Ciptakan Wirausaha Muda
Selasa, 19 Juli 2022 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
Lapangan kerja ini tentu tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari perusahaan swasta yang digerakkan oleh investasi. Di Indonesia investasi kini berada dalam kondisi positif karena berada di angka Rp901 miliar yang melebihi target investasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Pada 2021 investasi menyentuh angka Rp856 miliar dan Presiden Joko Widodo menargetkan agar angka tersebut menembus Rp900 miliar pada tahun ini.
Kondisi ini makin membanggakan karena angka tersebut merupakan investasi dari sektor riil, bukan dari sektor keuangan maupun minyak dan gas bumi. Selain itu, sebaran wilayah dari investasi juga berubah.
Jika sebelumnya investasi hanya bertumpu di Pulau Jawa, kini angka investasi justru lebih besar di luar Pulau Jawa. Investasi di luar Pulau Jawa mencapai 52%, sedangkan investasi di Pulau Jawa sebesar 48%.
“Besarnya persentase investasi di luar Pulau Jawa disebabkan adanya konsep pembangunan yang dicetuskan Presiden Joko Widodo. Pengarusutamaan pembangunan infrastruktur secara masif di luar Pulau Jawa mendorong adanya keseimbangan antara Pulau Jawa dan wilayah di luarnya.
Oleh karena itu, terdapat pusat-pusat kegiatan ekonomi baru yang menggeliatkan kehidupan perekonomian masyarakat. Hari ini, harapan tersebut terpenuhi dengan lebih besarnya persentase investasi di luar Pulau Jawa dibandingkan investasi di Pulau Jawa,” ucapnya.
Saat ini Kementerian Investasi/BKPM menjalankan empat strategi untuk meningkatkan iklim investasi di luar Pulau Jawa. Pertama, melalui pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan aksesibilitas jalan.
Pada 2021 investasi menyentuh angka Rp856 miliar dan Presiden Joko Widodo menargetkan agar angka tersebut menembus Rp900 miliar pada tahun ini.
Kondisi ini makin membanggakan karena angka tersebut merupakan investasi dari sektor riil, bukan dari sektor keuangan maupun minyak dan gas bumi. Selain itu, sebaran wilayah dari investasi juga berubah.
Jika sebelumnya investasi hanya bertumpu di Pulau Jawa, kini angka investasi justru lebih besar di luar Pulau Jawa. Investasi di luar Pulau Jawa mencapai 52%, sedangkan investasi di Pulau Jawa sebesar 48%.
“Besarnya persentase investasi di luar Pulau Jawa disebabkan adanya konsep pembangunan yang dicetuskan Presiden Joko Widodo. Pengarusutamaan pembangunan infrastruktur secara masif di luar Pulau Jawa mendorong adanya keseimbangan antara Pulau Jawa dan wilayah di luarnya.
Oleh karena itu, terdapat pusat-pusat kegiatan ekonomi baru yang menggeliatkan kehidupan perekonomian masyarakat. Hari ini, harapan tersebut terpenuhi dengan lebih besarnya persentase investasi di luar Pulau Jawa dibandingkan investasi di Pulau Jawa,” ucapnya.
Saat ini Kementerian Investasi/BKPM menjalankan empat strategi untuk meningkatkan iklim investasi di luar Pulau Jawa. Pertama, melalui pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan aksesibilitas jalan.
Lihat Juga :