Nadiem Lepas 1.565 Awardee IISMA, Simak Pesannya untuk Mahasiswa
Rabu, 20 Juli 2022 - 14:13 WIB
loading...
1.565 mahasiswa Indonesia akan diberangkatkan ke 27 negara untuk mengikuti program IISMA 2022. Foto/Kemendikbudristek.
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 1.565 mahasiswa Indonesia akan diberangkatkan ke 27 negara untuk mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards ( IISMA ) 2022. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menempuh studi dan mendapatkan pengalaman belajar di berbagai perguruan tinggi kelas dunia.
Pelepasan peserta IISMA dilakukan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, Rabu (20/7/2022).
“Para awardee akan belajar budaya negara tujuan serta mengembangkan jejaring internasional mereka. Untuk Program IISMA Edisi Vokasi, para awardee juga akan mendapat kesempatan magang pada industri terkemuka di luar negeri,” tutur Nadiem, melalui siaran pers, Rabu (20/7/2022).
Baca: Terima Donasi 9 Smart Classroom, FT UI Siap Gelar Perkuliahan di Era New Normal
Mahasiswa yang diberangkatkan terdiri atas 1.155 mahasiswa dari 106 perguruan tinggi akademik yang akan belajar di 72 perguruan tinggi kelas dunia di 26 negara, serta 409 mahasiswa dari 64 perguruan tinggi penyelenggaraan pendidikan vokasi yang akan belajar di 46 perguruan tinggi kelas dunia di 11 negara.
Pelepasan peserta IISMA dilakukan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, Rabu (20/7/2022).
“Para awardee akan belajar budaya negara tujuan serta mengembangkan jejaring internasional mereka. Untuk Program IISMA Edisi Vokasi, para awardee juga akan mendapat kesempatan magang pada industri terkemuka di luar negeri,” tutur Nadiem, melalui siaran pers, Rabu (20/7/2022).
Baca: Terima Donasi 9 Smart Classroom, FT UI Siap Gelar Perkuliahan di Era New Normal
Mahasiswa yang diberangkatkan terdiri atas 1.155 mahasiswa dari 106 perguruan tinggi akademik yang akan belajar di 72 perguruan tinggi kelas dunia di 26 negara, serta 409 mahasiswa dari 64 perguruan tinggi penyelenggaraan pendidikan vokasi yang akan belajar di 46 perguruan tinggi kelas dunia di 11 negara.
Lihat Juga :