Hari Anak Nasional 2022, Kemendikbudristek Gelar Festival Tresno Wayang Dolanan
Sabtu, 23 Juli 2022 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Eksotika Desa Panji Kusumah menjelaskan, kreasi wayang menggunakan bahan yang terbuat dari barang bekas dan bahan alami seperti kertas, batang daun singkong (pohung), bambu (siladan), dan rumput (suket) hasil kreativitas masyarakat di kawasan Borobudur.
Baca juga: Bantuan Insentif Pendidik dan Guru Non PNS Kembali Disalurkan, Cek Syaratnya
“Bicara tentang kreativitas, di kawasan Borobudur ini terdapat beberapa kreasi wayang diantaranya adalah wayang kertas dari Desa Candirejo, wayang siladan dari Desa Kebonsari, wayang pohung dari Desa Ngargogondo, dan wayang suket dari Desa Karanganyar,” jelas Panji.
Pada hari pertama, Festival dimulai dengan Kirab Budaya, Pementasan Topeng Ireng oleh Loka Jaya, Flashmob Punakawan yang dipandu oleh Sanggar Abinaya, dan diakhiri dengan penampilan Tari Srikandi Nusantara oleh Didik Nini Thowok.
Hari kedua dimulai dengan Tari Jekdong oleh Omah Guyub, Jathilan oleh Turonggo Mudo Lumaksono, Pementasan Tari Bambangan Cakil oleh Sanggar Avadana, Pementasan Wayang Siladan, dan diakhiri dengan pementasan wayang Pohung.
Baca juga: Bantuan Insentif Pendidik dan Guru Non PNS Kembali Disalurkan, Cek Syaratnya
“Bicara tentang kreativitas, di kawasan Borobudur ini terdapat beberapa kreasi wayang diantaranya adalah wayang kertas dari Desa Candirejo, wayang siladan dari Desa Kebonsari, wayang pohung dari Desa Ngargogondo, dan wayang suket dari Desa Karanganyar,” jelas Panji.
Pada hari pertama, Festival dimulai dengan Kirab Budaya, Pementasan Topeng Ireng oleh Loka Jaya, Flashmob Punakawan yang dipandu oleh Sanggar Abinaya, dan diakhiri dengan penampilan Tari Srikandi Nusantara oleh Didik Nini Thowok.
Hari kedua dimulai dengan Tari Jekdong oleh Omah Guyub, Jathilan oleh Turonggo Mudo Lumaksono, Pementasan Tari Bambangan Cakil oleh Sanggar Avadana, Pementasan Wayang Siladan, dan diakhiri dengan pementasan wayang Pohung.
(nnz)
Lihat Juga :