Perkuat Semangat Perdamaian Generasi Muda, Ukrida Gelar Resensi Film Internasional
Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Perang yang terjadi sejak mulai munculnya konflik antar manusia memang sudah membawa dampak bagi kemanusiaan. Karena itu manusia memang menyadari akan akibatnya walaupun seringkali sulit meniadakannya.
Baca juga: IPB University Luncurkan Varietas Padi Unggul Baru
“Perang dan damai bisa disebut antinomi dalam kehidupan manusia, dan hadir sebagai kondisi yang tampil silih berganti tergantung pilihan manusia juga. Karya sastra, termasuk seni perfilman, akan bisa menjadi salah satu media yang merupakan sumber spirit dalam membangun perdamaian, serta cinta tanah air dan melawan segala bentuk penindasan kemanusiaan,” imbuh dia.
Ukrida melalui budaya Loving, Enlightening, Advanced, Determined (LEAD) memulai upaya damai dalam skala kecil di lingkungannya, dan sangat konsen terhadap masalah kemanusiaan.
“Karena itu sangat layak diapresiasi Program Studi Sastra Inggris menggelar webinar tentang seni yang akan menyemangati upaya perdamaian, terutama di kalangan generasi muda,” pungkas Siegfrieda Alberti.
Menurut Emmanuela Christine Natalia yang memandu webinar, selesai acara muncul diskusi spontan informal di luar forum oleh beberapa mahasiswa, setelah mengikuti paparan narasumber dan menyaksikan film yang ditampilkan. Mereka sangat terkesan dan opini mereka mulai timbul akan pentingnya menyuarakan dampak peperangan atau kekerasan yang merugikan masyarakat.
“Semoga akan terus bangkit semangat melalui karya-karya seni perfilman yang menjunjung tinggi martabat manusia guna menyadarkan agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu,” tutup Emmanuela.
Baca juga: IPB University Luncurkan Varietas Padi Unggul Baru
“Perang dan damai bisa disebut antinomi dalam kehidupan manusia, dan hadir sebagai kondisi yang tampil silih berganti tergantung pilihan manusia juga. Karya sastra, termasuk seni perfilman, akan bisa menjadi salah satu media yang merupakan sumber spirit dalam membangun perdamaian, serta cinta tanah air dan melawan segala bentuk penindasan kemanusiaan,” imbuh dia.
Ukrida melalui budaya Loving, Enlightening, Advanced, Determined (LEAD) memulai upaya damai dalam skala kecil di lingkungannya, dan sangat konsen terhadap masalah kemanusiaan.
“Karena itu sangat layak diapresiasi Program Studi Sastra Inggris menggelar webinar tentang seni yang akan menyemangati upaya perdamaian, terutama di kalangan generasi muda,” pungkas Siegfrieda Alberti.
Menurut Emmanuela Christine Natalia yang memandu webinar, selesai acara muncul diskusi spontan informal di luar forum oleh beberapa mahasiswa, setelah mengikuti paparan narasumber dan menyaksikan film yang ditampilkan. Mereka sangat terkesan dan opini mereka mulai timbul akan pentingnya menyuarakan dampak peperangan atau kekerasan yang merugikan masyarakat.
“Semoga akan terus bangkit semangat melalui karya-karya seni perfilman yang menjunjung tinggi martabat manusia guna menyadarkan agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu,” tutup Emmanuela.
(nnz)
Lihat Juga :