Kenalkan Pentingnya Soft Skill, Tim Proaction Vokasi UI Gelar Literasi Komunikasi
Selasa, 02 Agustus 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Dalam dunia profesional, public speaking akan membuat orang terlihat lebih profesional. Hal itu tentu akan membawa dampak positif, baik dari atasan, klien maupun kolega.
“Sebagai generasi penerus bangsa, jadilah pemuda yang mampu bicara dengan baik dan benar, tumbuhkan selalu semangat untuk belajar dan berlatih, perhatikan sekaligus pahami teknik-teknik dalam public speaking," katanya melalui keterangan resmi, Selasa (2/8/2022).
"Mulai dari pemilihan kata, penyusunan kalimat, penguasaan situasi dan suasana termasuk perhatian terhadap gerak tubuh dan penampilan secara keseluruhan. Kalau kalian sudah menguasai ini semua, mudah-mudahan karier kalian ke depan akan cemerlang,” ujarnya, melalui keterangan resmi, Selasa (2/8/2022).
Sementara itu, Bagas Ali Prasetyo sebagai seorang novelis dengan puluhan karya tulisnya, mengungkapkan keprihatinan terhadap kesadaran masyarakat Indonesia terutama anak muda untuk dapat menulis dengan tatanan bahasa yang tepat.
Dari berbagai hasil riset dinyatakan, hambatan komunikasi terbesar yang sering muncul disebabkan oleh kesalahpahaman dalam penafsiran suatu pesan tersebut. Pesan yang dikirimkan atau disampaikan tidak memenuhi unsur penulisan 5W+ 1 H dan terkadang pemilihan diksi yang salah.
“Sebagai generasi penerus bangsa, jadilah pemuda yang mampu bicara dengan baik dan benar, tumbuhkan selalu semangat untuk belajar dan berlatih, perhatikan sekaligus pahami teknik-teknik dalam public speaking," katanya melalui keterangan resmi, Selasa (2/8/2022).
"Mulai dari pemilihan kata, penyusunan kalimat, penguasaan situasi dan suasana termasuk perhatian terhadap gerak tubuh dan penampilan secara keseluruhan. Kalau kalian sudah menguasai ini semua, mudah-mudahan karier kalian ke depan akan cemerlang,” ujarnya, melalui keterangan resmi, Selasa (2/8/2022).
Sementara itu, Bagas Ali Prasetyo sebagai seorang novelis dengan puluhan karya tulisnya, mengungkapkan keprihatinan terhadap kesadaran masyarakat Indonesia terutama anak muda untuk dapat menulis dengan tatanan bahasa yang tepat.
Dari berbagai hasil riset dinyatakan, hambatan komunikasi terbesar yang sering muncul disebabkan oleh kesalahpahaman dalam penafsiran suatu pesan tersebut. Pesan yang dikirimkan atau disampaikan tidak memenuhi unsur penulisan 5W+ 1 H dan terkadang pemilihan diksi yang salah.
Lihat Juga :