Mahasiswa Unair Ciptakan Ring Jantung Bioreseorbable Atasi Penyakit Akibat Kolesterol
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjutnya, stent ciptaan mereka juga dilapisi Kitosan Sulfat yang berfungsi sebagai anti trombus sehingga meminimalisir adanya pembekuan darah. “Jadi stent kami ini terdiri dari dua lapisan yakni PLA dan PLC yang kemudian dilapisi oleh Kitosan Sulfat yang semuanya dicetak menggunakan 3D Printing,” tandasnya.
Baca juga: Shalwaa Kia Melepas Kesempatan Beasiswa demi Memilih Jadi Paskibraka di Alor NTT
Stent besutan Cakra, India Maretta Hulu, Nisrin Novel, dan Daria Aulia Izdihar Bintang ini juga lolos didanai oleh Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2022. Penelitian yang dibimbing oleh Dr Prihartini Widiyanti ini tengah menjalani uji in vitro sebelum nantinya diketahui tingkat efektivitasnya.
Selaku ketua tim, Cakra berharap nantinya penelitian ini bisa menghasilkan data yang positif sehingga bisa untuk ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya. Ia menuturkan bahwa jika nantinya hasil dari uji in vitro ini sesuai yang diharapkan, bisa dikembangkan untuk dilakukan uji in vivo untuk mengetahui tingkat keamanannya.
“Melalui penelitian kami ini harapannya nanti bisa benar-benar dikembangkan sebuah stent yang bioreseorbable untuk penanganan medis aterosklerosis,” ucapnya.
Baca juga: Shalwaa Kia Melepas Kesempatan Beasiswa demi Memilih Jadi Paskibraka di Alor NTT
Stent besutan Cakra, India Maretta Hulu, Nisrin Novel, dan Daria Aulia Izdihar Bintang ini juga lolos didanai oleh Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2022. Penelitian yang dibimbing oleh Dr Prihartini Widiyanti ini tengah menjalani uji in vitro sebelum nantinya diketahui tingkat efektivitasnya.
Selaku ketua tim, Cakra berharap nantinya penelitian ini bisa menghasilkan data yang positif sehingga bisa untuk ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya. Ia menuturkan bahwa jika nantinya hasil dari uji in vitro ini sesuai yang diharapkan, bisa dikembangkan untuk dilakukan uji in vivo untuk mengetahui tingkat keamanannya.
“Melalui penelitian kami ini harapannya nanti bisa benar-benar dikembangkan sebuah stent yang bioreseorbable untuk penanganan medis aterosklerosis,” ucapnya.
(nnz)
Lihat Juga :