Kisah 2 Maba Itera Terjauh dan Termuda, Dari Papua dan Berusia 15 Tahun
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sangat bersyukur dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi untuk meraih mimpi, program beasiswa ini juga meringankan beban kedua orang tua,karena jika tidak beasiswa mungkin saya tidak bisa kuliah,” ujar Fardita.
Fardita mengaku, perjalanan pertama ke Lampung menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Selain menjadi perjalanan jauh pertama yang membuatnya harus berpisah dari orang tua, Fardita mengaku senang menemukan lingkungan baru, dan teman-teman baru.
Fardita menilai orang-orang di Lampung sangat ramah dan mau menerimanya. “Kesan pertama aku saat melihat orang Lampung itu asik, baik, dan mau menerima kehadiran aku jadi aku nyaman juga,” ujarnya, dikutip dari laman resmi ITERA, Sabtu (20/8/2022).
Karena selama kuliah harus jauh dari keluarga, Fardita mengaku sering berkomunikasi dengan orang tua melalui sambungan telepon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengobat rindunya dengan rumah.
Baca juga: Unpad Pastikan Tak Ada Kekerasan pada Mahasiswa Baru di PMB 2022
Fardita mengaku, perjalanan pertama ke Lampung menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Selain menjadi perjalanan jauh pertama yang membuatnya harus berpisah dari orang tua, Fardita mengaku senang menemukan lingkungan baru, dan teman-teman baru.
Fardita menilai orang-orang di Lampung sangat ramah dan mau menerimanya. “Kesan pertama aku saat melihat orang Lampung itu asik, baik, dan mau menerima kehadiran aku jadi aku nyaman juga,” ujarnya, dikutip dari laman resmi ITERA, Sabtu (20/8/2022).
Karena selama kuliah harus jauh dari keluarga, Fardita mengaku sering berkomunikasi dengan orang tua melalui sambungan telepon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengobat rindunya dengan rumah.
Baca juga: Unpad Pastikan Tak Ada Kekerasan pada Mahasiswa Baru di PMB 2022
Lihat Juga :