Perkuat Pendidikan Karakter Bangsa, Jenderal Andika Dukung Kerja Sama UPER dan TNI
Minggu, 28 Agustus 2022 - 06:14 WIB
loading...
Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Pertamina (UPER), Selasa (23/8). Foto/Dok/Uper
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, selain penguatan akademik, institusi pendidikan juga diharapkan dapat memberikan bekal pendidikan karakter (character buikding) kepada para peserta didik.
Pernyatan tersebut disampaikan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Pertamina (UPER), Selasa (23/8/2022).
Baca juga: Keren! 4 Mahasiswa ITS Juarai Kompetisi Desain Berskala Internasional di Bali
Bukan tanpa alasan, pasalnya, berdasarkan survei karakter siswa yang dilaksanakan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, disebutkan bahwa angka Indeks Karakter Siswa Indonesia menurun.
Pada 2021, angka untuk jenjang pendidikan menengah adalah 69,52. Turun dua poin dari tahun sebelumnya yang sempat mencapai angka 71,41. Adapun, lima dimensi yang menjadi obyek survei adalah: religiositas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.
“Penerapan pendidikan karakter juga merupakan salah satu upaya pencegah perpecahan bangsa. Sehingga, implementasinya perlu dilakukan tidak hanya dari level pendidikan dasar dan menengah, tetapi terus sampai ke level pendidikan tinggi,” kata Andika dalam keterangan pers, Minggu (27/8/2022).
Baca juga: Mahasiswa ITB Boyong 4 Medali di Ajang Tri Gantha Akusara Swimming Championship 2022
Pernyatan tersebut disampaikan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Pertamina (UPER), Selasa (23/8/2022).
Baca juga: Keren! 4 Mahasiswa ITS Juarai Kompetisi Desain Berskala Internasional di Bali
Bukan tanpa alasan, pasalnya, berdasarkan survei karakter siswa yang dilaksanakan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, disebutkan bahwa angka Indeks Karakter Siswa Indonesia menurun.
Pada 2021, angka untuk jenjang pendidikan menengah adalah 69,52. Turun dua poin dari tahun sebelumnya yang sempat mencapai angka 71,41. Adapun, lima dimensi yang menjadi obyek survei adalah: religiositas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.
“Penerapan pendidikan karakter juga merupakan salah satu upaya pencegah perpecahan bangsa. Sehingga, implementasinya perlu dilakukan tidak hanya dari level pendidikan dasar dan menengah, tetapi terus sampai ke level pendidikan tinggi,” kata Andika dalam keterangan pers, Minggu (27/8/2022).
Baca juga: Mahasiswa ITB Boyong 4 Medali di Ajang Tri Gantha Akusara Swimming Championship 2022
Lihat Juga :