Rachmad Gobel: Selain di Bidang Pendidikan, Santri Bisa Berkontribusi di Industri

Selasa, 30 Agustus 2022 - 12:53 WIB
loading...
Rachmad Gobel: Selain di Bidang Pendidikan, Santri Bisa Berkontribusi di Industri
Wakil Ketua DPR RI, Dr. (HC). H. Rachmad Gobel dalam orasi di Makara Art Center Universitas Indonesia (MAC UI), Sabtu (27/8/2022). Foto/Dok/Humas UI
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Dr. (HC). H. Rachmad Gobel, menyampaikan bahwa para santri dapat ikut terlibat dalam memajukan dan menyejahterakan bangsa. Caranya dengan pengembangan potensi para santri.

"Santri harus digali kemampuannya agar tidak hanya berkembang di dunia pendidikan, tetapi juga dapat berkontribusi di bidang industri ," kata Rachmad Gobel di Makara Art Center Universitas Indonesia (MAC UI), Sabtu (27/8/2022).

Baca juga: Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge dengan Jardine Scholarship, Yuk Daftar

Menurutnya, Indonesia akan menghadapi dua tantangan besar dalam beberapa dekade mendatang, yaitu perubahan iklim dan geopolitik global.

Kedua tantangan ini berpengaruh terhadap Indonesia, terutama di bidang ketahanan pangan dan industri. Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa untuk diolah demi kesejahteraan masyarakat.

"Jika hal ini dilakukan, tantangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga bahan pokok di sejumlah negara dapat tertangani," terangnya.

Baca juga: Mahasiswa ITB Boyong 4 Medali di Ajang Tri Gantha Akusara Swimming Championship 2022

saat ini, kemampuan santri harus dikembangkan secara maksimal, sehingga bisa berkontribusi langsung dalam pembangunan negeri. Artinya, tidak hanya sekadar fokus pada pendidikan, tapi juga berkontribusi pada sektor industri.

Hari itu diselenggarakan acara "Monolog Negeri Sarung” yang menampilkan Inayah Wahid, putri bungsu dari Presiden Keempat Republik Indonesia, Dr. K.H. Abdurrahman Wahid.

Pada monolog yang terdiri atas tiga babak ini, di babak pertama Inayah menampilkan “Sama-sama Cari Untung” yang mengisyaratkan pentingnya keberadaan teknologi untuk hal positif, bukan untuk aktivitas yang bersifat negatif, seperti perjudian.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3248 seconds (10.177#12.26)