Terjun KKN, Mahasiswa UNIMA Dibekali Kecakapan Literasi Digital
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pendidikan, Bambang Tri Santoso menyampaikan mengenai tiga pilar Indonesia Digital yaitu Pemerintah Digital, Masyarakat Digital, dan Ekonomi Digital kepada para peserta kegiatan. Selain itu, Bambang Tri Santoso juga mengajak mahasiswa peserta KKN agar menyampaikan kembali materi-materi literasi digital yang didapatkan hari ini ke masyarakat setempat di lokasi KKN mereka. “Di sela-sela KKN-nya, mungkin ada 2-3 hari di mana adik-adik bisa menyampaikan materi literasi digital,” tambahnya.
Materi pertama disampaikan oleh Indriyatno Banyumurti dari ICT Watch mengenai tantangan yang harus dihadapi di era teknologi digital. Salah satu tantangan yang ada adalah kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pelaku utama pengguna teknologi yang tidak kalah penting.
Kemampuan SDM yang baik akan memiliki implikasi yang baik bagi lingkungan sekitarnya. Indriyatno berharap bahwa peserta KKN dapat menjadi SDM yang menyampaikan materi literasi digital ke masyarakat. “Sebanyak 963 mahasiswa akan melaksanakan KKN. Jika 1 mahasiswa menyebarkan ke 10 orang saja itu akan ada 9.630 [orang] mendapatkan literasi digital. Tujuan akhirnya supaya internet dapat dimanfaatkan dengan edukatif dan produktif,” tuturnya.
Baca juga: Catat Ya, Penerima Beasiswa BPI Dilarang Kerja Sampingan selama Kuliah
Pada kegiatan selanjutnya, Donny Budi Utoyo selaku pegiat literasi digital (ICT Watch) menyampaikan materi mengenai bahaya hoaks dan keamanan digital. Donny mengingatkan pentingnya menyaring informasi yang didapatkan melalui sosial media, terlebih lagi jika akan menyebarkannya.
“Jika teman-teman menerima informasi yang belum jelas, jangan langsung disebar. Cek dulu kebenarannya karena jejak digital itu sangat penting dan mempengaruhi banyak hal, salah satunya dalam mencari pekerjaan,” jelasnya.
Materi pertama disampaikan oleh Indriyatno Banyumurti dari ICT Watch mengenai tantangan yang harus dihadapi di era teknologi digital. Salah satu tantangan yang ada adalah kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pelaku utama pengguna teknologi yang tidak kalah penting.
Kemampuan SDM yang baik akan memiliki implikasi yang baik bagi lingkungan sekitarnya. Indriyatno berharap bahwa peserta KKN dapat menjadi SDM yang menyampaikan materi literasi digital ke masyarakat. “Sebanyak 963 mahasiswa akan melaksanakan KKN. Jika 1 mahasiswa menyebarkan ke 10 orang saja itu akan ada 9.630 [orang] mendapatkan literasi digital. Tujuan akhirnya supaya internet dapat dimanfaatkan dengan edukatif dan produktif,” tuturnya.
Baca juga: Catat Ya, Penerima Beasiswa BPI Dilarang Kerja Sampingan selama Kuliah
Pada kegiatan selanjutnya, Donny Budi Utoyo selaku pegiat literasi digital (ICT Watch) menyampaikan materi mengenai bahaya hoaks dan keamanan digital. Donny mengingatkan pentingnya menyaring informasi yang didapatkan melalui sosial media, terlebih lagi jika akan menyebarkannya.
“Jika teman-teman menerima informasi yang belum jelas, jangan langsung disebar. Cek dulu kebenarannya karena jejak digital itu sangat penting dan mempengaruhi banyak hal, salah satunya dalam mencari pekerjaan,” jelasnya.
Lihat Juga :