Miris, Ijazah Ratusan Siswa di Bandung Ditahan Sekolah karena Menunggak hingga Rp500 Juta
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 21:38 WIB
loading...
Perwakilan siswa mendapat bantuan dana untuk mengambil ijazah yang tertahan di sekolah. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Ratusan siswa sekolah di Kota Bandung belum menerima ijazah karena belum menyelesaikan masalah keuangan dengan pihak sekolah. Tercatat, tunggakan siswa kepada sekolah mencapai ratusan juta rupiah.
Hal itu diakui oleh Ketua Komite Sekolah SMK Nasional Bandung Ahmad Nasir Budiman. Menurut dia, tercatat ada sekitar 100-an siswa dari berbagai angkatan yang belum bisa menerima ijazah . Hal itu karena mereka belum menyelesaikan masalah administrasi dengan pihak sekolah.
Baca juga: Go Internasional, Siswa MAN 2 Kota Malang Belajar dengan Profesor Universitas Osaka Jepang
"Terakhir ada sekitar 100 siswa yang belum bisa dapat ijazah. Masalahnya, ada yang dari awal sekolah belum bayar uang sekolah sama sekali. Kami mencatat, nilai tunggakan siswa mencapai Rp500 juta sejak sebelum pandemi," kata Ahmad Nasir Budiman di Bandung, Jumat (7/10/2022).
Menurut dia, kondisi tersebut membuat dilematis pihak sekolah. Di satu sisi ingin agar siswa segera dapat ijazah, sementara di sisi lain, keberlangsungan sekolah juga harus tetap jalan. Jangan sampai, karena tunggakan tersebut banyak guru yang enggan mengajar.
Hal itu diakui oleh Ketua Komite Sekolah SMK Nasional Bandung Ahmad Nasir Budiman. Menurut dia, tercatat ada sekitar 100-an siswa dari berbagai angkatan yang belum bisa menerima ijazah . Hal itu karena mereka belum menyelesaikan masalah administrasi dengan pihak sekolah.
Baca juga: Go Internasional, Siswa MAN 2 Kota Malang Belajar dengan Profesor Universitas Osaka Jepang
"Terakhir ada sekitar 100 siswa yang belum bisa dapat ijazah. Masalahnya, ada yang dari awal sekolah belum bayar uang sekolah sama sekali. Kami mencatat, nilai tunggakan siswa mencapai Rp500 juta sejak sebelum pandemi," kata Ahmad Nasir Budiman di Bandung, Jumat (7/10/2022).
Menurut dia, kondisi tersebut membuat dilematis pihak sekolah. Di satu sisi ingin agar siswa segera dapat ijazah, sementara di sisi lain, keberlangsungan sekolah juga harus tetap jalan. Jangan sampai, karena tunggakan tersebut banyak guru yang enggan mengajar.
Lihat Juga :